
MINTA DIPROSES: Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik (dua dari kanan) menyerahkan hasil investigasi peristiwa penembakan Pendeta Yeremia kepada Menko Polhukam Mahfud MD. (KEMENKO POLHUKAM FOR JAWA POS)
JawaPos.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD kemarin (4/11). Mereka datang untuk menyerahkan langsung temuan tim investigasi lapangan Komnas HAM terkait penembakan Pendeta Yeremia Zanambani kepada pemerintah.
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik menyampaikan bahwa hasil investigasi yang dilaksanakan instansinya sangat lengkap. Dalam laporan penyelidikan itu, peristiwa penembakan yang mengakibatkan Pendeta Yeremia mengembuskan napas terakhir dibeberkan secara terperinci.
”Dan ada tujuh butir rekomendasi yang kami sampaikan untuk ditindaklanjuti,” ungkap pria yang biasa dipanggil Damanik tersebut.
Di antara rekomendasi tersebut adalah dorongan Komnas HAM supaya proses hukum kasus penembakan tokoh agama di Intan Jaya, Papua, itu dijalankan sampai tuntas. ”Seperti yang disampaikan Pak Menko, tanpa pandang bulu. Harus akuntabel dan meyakinkan kepada seluruh masyarakat,” pinta Damanik. Menurut dia, proses itu penting demi memenuhi rasa keadilan bagi korban dan keluarga korban.
Lebih lanjut, Damanik meminta pemerintah memperhatikan pemulihan kondisi sosial masyarakat di Intan Jaya. Khususnya yang terkait keamanan. Berdasar informasi yang diperoleh Komnas HAM, banyak warga yang tidak bisa beraktivitas seperti biasa.
”Terutama anak-anak yang selama ini terganggu pendidikannya, (agar) bisa kembali melaksanakan pendidikan di sekolah,” bebernya. Melalui laporan investigasi itu, Damanik berharap Presiden Joko Widodo merespons cepat rekomendasi yang mereka sampaikan.
Baca juga:

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
