Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Agustus 2020 | 16.27 WIB

Anak Amien Rais Terlibat Cekcok dengan Wakil Ketua KPK di Pesawat

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menunjukkan tersangka pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kutai Timur di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (3/7/2020). Dalam OTT itu KPK menahan tujuh tersangka yakni Bupati Kutai Timur Ismunandar, Ketua DPRD Kutai Timur En - Image

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menunjukkan tersangka pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kutai Timur di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (3/7/2020). Dalam OTT itu KPK menahan tujuh tersangka yakni Bupati Kutai Timur Ismunandar, Ketua DPRD Kutai Timur En

JawaPos.com - Putra bungsu politikus senior Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais dikabarkan terlibat cekcok dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pamolango. Peristiwa tersebut terjadi di dalam pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 643 Rute Gorontalo - Makassar - Jakarta pada Rabu (13/8) kemarin.

Saat itu Mumtaz asik menelepon saat pesawat sedang transit mengisi bahan bakar di Makassar. Anggota DPR itu kemudian ditegus 2 petugas kabin, namun diabaikan. Pada saat diperingatkan ketiga kalinya, Mumtaz malah membentak petugas.

Nawawi yang duduk di sebelahnya berusaha mengingatkan Mumtaz agar mematuhi peraturan dan tak memarahi petugas. Namun Mumtaz malah memarahi Nawawi juga dan menantangnya.


Rekan Mumtaz, Khaerul Salehu Pangeran yang juga ada di lokasi berusaha menengahi perselisihan tersebut. Dia meminta maaf kepada Nawawi. Hingga akhirnya insiden itu dianggap selesai dan disaksikan petugas kabin.

Saat mendarat di terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Nawawi dikabarkan mendatangi Kapospol untuk melaporkan peristiwa tersebut.

Kapolres Bandara Soekarno Hatta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra membenarkan peristiwa tersebut. Namun, dia memastikan belum ada laporan polisi dalam kasus tersebut.

"Kemarin beliau (Nawawi) singgah di Polsubsektor memberitahu prihal itu, mungkin karena beliau hari sudah malam, baru turun dari pesawat, beliau pamitan terlebih dahulu sampai nanti bagaimana perkembangannya beliau akan menyampaikan lebih lanjut," kata Adi saat dihubungi, Jumat (14/8).

Adi memastikan, apabila ada laporan polisi terkait peristiwa tersebut, jajarannya akan menindaklanjutinya sesuai hukum yang berlaku. "Nanti kalau ada kabar perkembangan tindak lanjut bagaimana kita kabar, tapi sementara kami menindaklanjuti ya," jelasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore