
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham terus berupaya mencari narapidana lembaga pemasyarakatan (Lapas) Lambaro Kelas II A Banda Aceh yang berhasil membobol lapas tersebut, pada Kamis (29/11).
JawaPos.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham terus berupaya mencari narapidana lembaga pemasyarakatan (Lapas) Lambaro Kelas II A Banda Aceh yang berhasil membobol lapas tersebut, pada Kamis (29/11). Sebanyak 113 orang berhasil kabur.
Sebagian sudah ditangkap. Dan yang lainnya masih buron hingga dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami menyampaikan, hingga hari ini sudah sebanyak 38 narapidana yang berhasil dikembalikan ke sel.
"Sebanyak 38 narapidana yang melarikan diri berhasil ditangkap kembali hari ini," ucapnya pada rilis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (1/12).
Sri Puguh terus mengimbau agar narapidana lain bisa sesegera mungkin menyerahkan diri. "Narapidana yang masih belum tertangkap, secara sukarela segera kembali ke Lapas dan melanjutkan sisa pidana dengan baik," imbuhnya.
Menurut Sri Puguh, kembalinya puluhan narapidana tak lepas dari bantuan semua pihak. Sebagaimana diketahui, sebagian narapidana memang menyerahkan diri. Namun, sebagian lain harus diburu dan ditangkap.
"Penghargaan dan terima kasih kepada Polri, TNI dan masyarakat yang telah membantu melakukan pencarian dan penangkapan," tukasnya.
Guna mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali, maka pihaknya langsung mengecek kondisi fasilitas lapas yang mengalami beberapa kerusakan, oleh narapidana yang melarikan diri.
"Kalapas dan jajaran memeriksa ulang dengan seksama, juga melakukan analisa bagian mana saja dalam lapas yang rawan pelemahan dan berpotensi menjadi jalur gangguan kamtib, khususnya pelarian," jelasnya.
Selain itu, peringatan kepada narapidana agar tak mengulangi kesalahan sama, juga terus diberikan. "Agar mereka tidak mengulangi kembali tindakan pelanggaran," sebutnya.
"Apabila kalian berperilaku baik dan mengikuti peraturan dan pembinaan secara patuh, maka reward akan diberikan seperti remisi dan hak lainnya, begitu juga sebaliknya," pungkas Sri Puguh.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
