
Ilustrasi aksi terorisme. Pasca peledakan bom di tiga gereja di Surabaya, pada Minggu (13/5), Masinton Pasaribu mendesak agar pemerintah segera mengesahkan RUU Anti Terorisme.
JawaPos.com - Aksi peledakkan bom di sejumlah gereja di Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (13/5) menuai keprihatinan di masyarakat. Salah satunya anggota Komisi III dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu.
Dia mengatakan, terorisme merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Tak hanya itu, tindakan itu telah menjadi ancaman nyata bagi keamanan bangsa, demokrasi dan hak asasi manusia (HAM).
"Diperlukan perangkat dan perkakas (instrumen) yang dapat menjamin keamanan dan hak hidup tiap-tiap warga negara," kata Masinton kepada JawaPos.com, Minggu (13/5).
Masinton berpendapat, tindakan terorisme merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). Oleh karena itu, penanganannya pun tak bisa lagi diberikan tindakan yang biasa-biasa saja.
Apalagi kejadianya pun tak lama berselang setelah kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob beberapa waktu lalu. "Momentum untuk kita bersama sebagai elemen bangsa, mendudukkan soal dan membuka segala kemungkinan untuk merumuskan secara komprehensif gerakan nasional anti terorisme negara kita," ungkapnya.
Atas dasar itu, Masinton menambahkan, berbagai peristiwa teror yang terjadi memerlukan regulasi yang menjamin keamanan dan keselamatan warga. Negara tetangga pun telah terlebih dahulu mempunyai peraturan yang memadai untuk memberantas terorisme.
"Malaysia dan Singapura memiliki perkakas yang memadai untuk menangkal aksi terorisme dan subversi terhadap negaranya. Indonesia negara besar (tapi) belum memiliki perkakas yang memadai untuk menangkal kejahatan terorisme terhadap negara dan kemanusiaan," tuturnya.
Masinton pun mendorong pemerintah untuk segera memperbaiki sistem antiterorisme dan perangkat perundang-undangannya. Salah satunya dengan melakukan pengesahan terhasap Revisi Undang-undang Anti Terorisme.
"Pengesahan RUU Anti Terorisme perlu segera dipercepat sebagai perkakasnya negara untuk melindungi kepentingan nasional dari aksi terorisme," pungkasnya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
