
Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Aljufri mendatangi Polda Metro Jaya terkait laporan Wakil ketua DPR RI Fahri Hamzah terhadap Presiden PKS Sohibul Iman.
JawaPos.com - Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Aljufri mendatangi Polda Metro Jaya terkait laporan Wakil ketua DPR RI Fahri Hamzah terhadap Presiden PKS Sohibul Iman. Salim menjelaskan, kedatangannya untuk memberikan klarifikasi terkait tuduhan Fahri kepada Sohibul.
Dia mengaku dicecar 15 pertanyaan oleh kepolisian. "Ada 15 (pertanyaan) ini bahwa disampaikan oleh presiden PKS itu tidak ada, jadi enggak ada fitnah, enggak ada masalah pencemaran nama baik," kata Salim di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (2/4).
Pernyataan Sohibul mengenai Fahri, kata dia, benar adanya. Sebab, saat peristiwa itu terjadi, dia juga berada di sana bersama Fahri dan Sohibul. Pada 23 Oktober 2017, Salim meminta kepada Fahri untuk mundur dari jabatannya sebagai wakil ketua DPR RI. Namun, ternyata Fahri meminta waktu selama satu bulan setengah.
"Dia minta waktu satu bulan setengah untuk menghibah beberapa titik sebagai wakil DPR RI. Dia minta mundurnya di 15 Desember. Saya iyakan saja. Di pertengahan Desember dia enggak siap untuk mundur. Jadi pertama dia mengatakan siap. Di pertengahan Desember dia katakan enggak siap, enggak mau mundur," ungkapnya.
Lanjut ditambahkannya, hal tersebut lah yang diungkapkan oleh Sohibul dalam salah satu media televisi kala itu. Sehingga tidak ada pernyataan bohong yang disampaikan Sohibul.
Sementara terkait pengakuan Fahri yang menyebut Presiden PKS menyeret nama Salim dalam kasus ini, dia membantah. Justru, kata dia, laporan Fahri yang membuatnya dipanggil.
"Dan itulah yang diungkapkan Presiden PKS itu saya katakan benar.Jadi sebenarnya asal muasal dari pelaporan Fahri. Kalau dia enggak lapor ya enggak ada saya," tandasnya.
Sementara kuasa hukum Salim, Indra mengatakan, pemanggilan ini murni diminta pihak kepolisian untuk klarifikasi pernyataan Sohibul terhadap Fahri.
"Undangan penyelidik. Kebenaran tidak ada fitnah, tidak ada pencemaran nama baik, memang fakta kejadinya seperti itu. Itu tadi yang diklarifikasi. Laporan Fahri yang menyebabkan klarifikasi Majelis Syuro di Polda Metro Jaya," pungkasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
