
Ilustrasi: Satgas KPK memperlihatkan barang bukti OTT beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Tujuh orang diduga pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberasan Korupsi (KPK), Jumat petang (26/5).
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan, OTT tersebut terkait pemberian predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) yang diberikan BPK terhadap Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT).
"Iya sekitar itu (pemberian WTP)," ujar Laode saat dikonfirmasi, Sabtu (26/5).
Sebelumnya diberitakan, Satgas KPK melakukan OTT dalam operasi senyap ini tim dikabarkan menangkap tujuh orang yang diduga melakukan praktik suap menyuap.
Mereka diantaranya adalah pejabat BPK, dan pejabat Kemendes PDTT. Juru Bicara KPK Febri Diansyah pun membenarkan adanya OTT itu.
Saat ini para terduga pelaku juga telah diamankan oleh lembaga yang dikepalai oleh Agus Rahardjo tersebut. Namun kendati demikian mantan pengiat antikorupsi ini enggan menyebutkan siapa-siapa saja yang telah diamankan oleh lembaga antirasywah ini, karena KPK masih melakukan pemeriksaan terlebih dahulu 1x24 jam. (cr2/JPG)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
