Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Maret 2017 | 01.05 WIB

Penegasan Basaria Soal Pemeriksaan KPK Tanpa Intimidasi

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kanan) dan Laode M Syarif (kiri) - Image

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kanan) dan Laode M Syarif (kiri)

JawaPos.com - Pencabutan berita acara pemeriksaan (BAP) mantan anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani di Pengadilan Tipikor Jakarta terkait kasus dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP) menimbulkan beragam spekulasi dari publik.


Di sisi lain, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim tidak pernah melakukan intervensi atau intimidasi terhadap saksi atau pihak-pihak yang dimintakan keterangannya dalam pemeriksaan. 


Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengaku, pihaknya tidak pernah melakukan penekanan terhadap saksi ataupun tersangka saat diambil keterangannya. Apalagi di ruang pemeriksaan selalu dilengkapi kamera CCTV. Sehingga di sana akan terlihat sejauh mana tindakan dari penyidik terhadap pihak yang sedang diperiksa.


"Sepanjang KPK didirikan tidak pernah ada intimidasi yang terjadi dalam pelaksanaan penyidikan. Semua ‎kita bisa lihat ya (dari rekaman CCTV)," ujar Basaria di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta, Senin (27/3).


Purnawiran perwira tinggi (pati) Polwan itu menegaskan lagi kepada masyarakat, tidak pernah penyidik KPK melakukan intimidasi dalam setiap pemeriksaanya.


Sekadar informasi mantan anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani mengaku selama pemeriksaan diancam oleh tiga penyidik KPK. Salah satunya Novel Baswedan. Dia mengaku tertekan dan asal memberikan keterangan. 


Miryam menyebut penyidik KPK menakut-nakutinya dengan mengatakan mereka telah memeriksa Aziz Syamsuddin dan Bambang Soesatyo dalam kasus e-KTP. Ketika di persidangan Miryam mencabut semua keterangannya dalam berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik KPK.


Di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, ia mengatakan semua keterangan dalam BAP itu tidak benar. Termasuk mengenai bagi-bagi duit proyek senilai Rp 5,9 triliun tersebut. (cr2/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore