
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kanan) dan Laode M Syarif (kiri)
JawaPos.com - Pencabutan berita acara pemeriksaan (BAP) mantan anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani di Pengadilan Tipikor Jakarta terkait kasus dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP) menimbulkan beragam spekulasi dari publik.
Di sisi lain, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim tidak pernah melakukan intervensi atau intimidasi terhadap saksi atau pihak-pihak yang dimintakan keterangannya dalam pemeriksaan.
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengaku, pihaknya tidak pernah melakukan penekanan terhadap saksi ataupun tersangka saat diambil keterangannya. Apalagi di ruang pemeriksaan selalu dilengkapi kamera CCTV. Sehingga di sana akan terlihat sejauh mana tindakan dari penyidik terhadap pihak yang sedang diperiksa.
"Sepanjang KPK didirikan tidak pernah ada intimidasi yang terjadi dalam pelaksanaan penyidikan. Semua kita bisa lihat ya (dari rekaman CCTV)," ujar Basaria di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta, Senin (27/3).
Purnawiran perwira tinggi (pati) Polwan itu menegaskan lagi kepada masyarakat, tidak pernah penyidik KPK melakukan intimidasi dalam setiap pemeriksaanya.
Sekadar informasi mantan anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani mengaku selama pemeriksaan diancam oleh tiga penyidik KPK. Salah satunya Novel Baswedan. Dia mengaku tertekan dan asal memberikan keterangan.
Miryam menyebut penyidik KPK menakut-nakutinya dengan mengatakan mereka telah memeriksa Aziz Syamsuddin dan Bambang Soesatyo dalam kasus e-KTP. Ketika di persidangan Miryam mencabut semua keterangannya dalam berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik KPK.
Di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, ia mengatakan semua keterangan dalam BAP itu tidak benar. Termasuk mengenai bagi-bagi duit proyek senilai Rp 5,9 triliun tersebut. (cr2/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
