Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Januari 2017 | 23.33 WIB

Penangkapan Patrialis, Masinton: MK Keras Kepala

Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu - Image

Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu

JawaPos.com - Penangkapan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar mengecewakan sejumlah pihak. Pasalnya, hal itu memberi dampak buruk dengan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.


"Sungguh disayangkan dan memalukan karena di tingkat peradilan tertinggi di negeri ini, masih terdapat kecacatan hakim konstitusi yang merusak citra lembaga peradilan tertinggi," ujar Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/1).


Oleh sebab itu, dia menyarankan agar segera diadakannya pengawasan internal maupun eksternal agar MK menjadi lembaga peradilan yang berwibawa sekaligus bermartabat. "Karena selama ini tidak ada yang mengawasi perilaku hakim konstitusi," imbuhnya.


Politikus PDIP itu menilai pengawasan di internal MK terlalu lemah. Sementara mereka menolak untuk diadakannya pengawasan dari pihak eksternal. Dalam hal ini, Komisi Yudisial. "Mahkamah Konstitusi keras kepala tidak mau diawasi pihak eksternal," pungkas Masinton.


Sebelumnya, Patrialis terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK dengan dua orang lainnya di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, pada Rabu (25/1) kemarin.


Mantan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) itu diduga menerima suap dari pihak swasta terkait uji materi undang-undang soal impor. Bahkan disebut-sebut, yang bersangkutan sudah menerima Rp 2 miliar, dari yang dijanjikan Rp 5 miliar. (dna/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore