
ILUSTRASI
JawaPos.com - Banyak yang menganggap ditangkap tangannya Hakim MK Patrialis Akbar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap sebagai bentuk "bersih-bersih" pembantu Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Namun menurut Pengamat Politik dari Formappi, Lucius Karus, penangkapan itu masih murni merupakan hasil kerja KPK semata tanpa ada desain politik, apalagi untuk memuaskan Presiden Joko Widodo.
Dia menilai, operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah menteri SBY itu hanya sebuah kebetulan. "Jika yang ditangkap adalah orang dekat SBY, atau orang yang direkomendasikan SBY saat menerima jabatan, maka itu hanya kebetulan," ujarnya melalui pesan singkat kepada JawaPos.com, Kamis (26/1).
Ya sebelumnya, Menteri Kesehatan era SBY, Siti Fadila Supari digarap KPK. Dia didugaan melakukan korupsi pengadaan alkes untuk kebutuhan antisipasi kejadian luar biasa masalah kesehatan akibat bencana di Pusat Masalah Kesehatan Depkes tahun 2005. Siti juga dugaan terlibat suap terkait pengadaan alat kesehatan kebutuhan pusat penanggulanan krisis Kemkes dari dana DIPA 2007.
Kata Lucius, cukup untuk diketahui sebagai latar belakang saja, jika memang target OTT misalnya merupakan orang yang menerima jabatan berkat dukungan politik misalnya dari SBY. "Kebetulan memang orang-orang itu selama mengemban jabatan malah menyimpang dengan melakukan korupsi," tuturnya.
Karenanya, penangkapan Patrialis jangan dianggap sebagai kerja politik apalagi dengan dikotomi rezim yang berkuasa dan yang pernah berkuasa. "Itu akan membiaskan kemandiran KPK dalam melakukan penegakan hukum," pungkas Lucius. (dna/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
