
Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok
JawaPos.com - Tangis Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di persidangan perdananya kemarin menuai beragam komentar. Tak terkecuali komentar pedas yang datang dari kader partai pendukungnya, Golkar.
Tokoh Muda Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan, tangisan Ahok bisa dilihat dalam dua situasi. Situasi pertama, bila tangisan itu buatan dan dilakukan dengan penuh kepura-puraan.
Artinya, kata Doli, Ahok melanjutkan kebiasaan membohongnya seperti yang sering dilakukan selama ini. "Atau tangisan bombay itu menunjukkan bahwa Ahok memang memiliki mental inlander, di mana ke bawah menginjak, ke atas menjilat," kritiknya melalui pesan singkat yang diterima JawaPos.com, Rabu (14/12).
Dia menuturkan, semua orang pastinya ingat bagaimana Ahok bersikap dan berprilaku kasar serta semena-mena terhadap rakyat biasa. Tetapi prilaku kasar itu, sontak berubah 180 derajat ketika berhadapan dengan atasan/penguasa, dalam hal ini hakim. Ahok menjadi tunduk, merendah, bahkan merengek-rengek.
"Jadi ini situasi pencitraan yang ingin membangun kesan seakan Ahok didzhalimi," ujar Doli.
Situasi kedua yakni, bila tangisan itu benar-benar serius. Menurutnya, mungkin Ahok memiliki penyimpangan kejiwaan.
Anak buah Setya Novanto itu menganggap hal itu mengerikan ketika seseorang memiliki karakter yang kontras.
"Ahok yang kita kenal selama ini bengis, kejam, kasar, bergaya preman, dengan penuh makian, tiba-tiba bisa beruraian air mata dan cengeng," sebutnya.
Dalam konteks ini, lanjut Doli, Ahok tak pantas memimpin apapun karena memiliki mental yang tidak stabil. Apalagi, dalam nota keberatan Ahok di persidangan PN Jakarta Utara kemarin, menurutnya masih ada kebohongan, berilusi, mengundang konflik, dan bahkan masih juga menista Alqur'an.
"Saya kira hakim harus benar-benar catat itu," pungkas pria yang sejak awal tidak menyetujui Partai Golkar mengusung Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017 itu. (dna/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
