
Petugas KPK menunjukkan barang bukti berupa uang tunai terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi isyarat telah menetapkan tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar Kantor Penerimaan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kantor Bea Cukai Jakarta. Hal ini setelah KPK melakukan ekspose atau gelar perkara dari dua operasi senyap tersebut.
"KPK telah melakukan ekspose dan menetapkan status hukum kepada para pihak yang diamankan dalam satu kali dua puluh empat jam," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Kamis (5/2).
Penetapan tersangka itu setelah tim penindakan KPK melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap tiga orang dalam OTT KPP Madya Banjarmasin dan 17 orang dalam OTT Bea Cukai Jakarta.
"Saat ini tiga orang dan 17 orang yang diamankan masih dilakukan pemeriksaan secara intensif," ucap Budi.
Dalam OTT di Banjarmasin, lanjut Budi, KPK mengamankan dua petugas pajak salah satunya Kepala KPP Madya Banjarmasin dan satu orang pihak swasta dari PT BKB selaku wajib pajak di sektor perkebunan kelapa sawit. KPK menduga, terjadi tindakan suap yang berujung pada restitusi pajak.
Sementara, OTT di Bea Cukai Jakarta turut diamankan sebanyak 17 pihak. Namun, KPK belum mengungkapkan identitasnya secara rinci.
Selain itu, dalam OTT itu juga diamankan barang bukti uang tunai dalam bentuk pecahan rupiah dan beberapa mata uang asing, di antaranya SGD, USD dan JPY. Serta turut diamankan logam mulia.
Lebih lanjut, Budi memastikan pihaknya bakal mengumumkan secara resmi pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam konferensi pers sore ini. KPK akan menjelaskan rinci konstruksi perkara maupun pasal yang menjerat para tersangka.
"Kami akan sampaikan secara lengkap konstruksi, kronologi, dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam konpers sore nanti," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022