Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Juli 2025 | 23.34 WIB

Penyelidikan Kasus Kematian Diplomat Muda Kemlu Berlangsung Lama, Kapolri: Kami Ingin Lebih Cermat

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menyampaikan keterangan kepada awak media di Mako Brimob, Depok, Jabar pada Kamis (17/7). (Polri) - Image

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menyampaikan keterangan kepada awak media di Mako Brimob, Depok, Jabar pada Kamis (17/7). (Polri)

JawaPos.com - Sejak ditemukan sudah terbujur kaku di kamar kosnya pada 8 Juli lalu, polisi belum mengumumkan kesimpulan penyebab kematian Arya Daru Pangayunan. Diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) itu tewas dalam keadaan tragis. Bagian kepalanya terlilit lakban. Semula Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) yang menangani kasus tersebut, kini diambil alih oleh Polda Metro Jaya. 

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pihaknya ingin lebih cermat menangani kasus tersebut. Untuk itu, penyelidik di Polda Metro Jaya tidak terburu-buru menyampaikan kesimpulan atas temuan jenazah Daru. Mereka bekerja dengan berlandas pada scientific crime investigation. Sehingga hasil penyelidikannya dapat dipertanggungjawabkan. 

”Lebih pada posisi kami ingin lebih cermat. Yang kedua juga kami menunggu seluruh hasil tuntas. Sehingga kemudian semuanya bisa dipadukan untuk kemudian bisa dipertanggungjawabkan ke publik,” ungkap Kapolri saat ditanyai oleh awak media pada Kamis (17/7). 

Jenderal Sigit menyampaikan, sampai saat ini pemeriksaan terkait dengan kasus tersebut masih berjalan. Termasuk diantaranya pemeriksaan oleh kedokteran forensik dan pemeriksaan yang melibatkan Laboratorium Forensik. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi sangat penting untuk menyimpulkan penyebab kematian Daru. 

”Dan tentunya, semuanya harus kami kumpulkan jadi satu untuk nanti kemudian menjadi kesimpulan terkait dengan peristiwa yang terjadi. Apakah peristiwa pidana ataukah peristiwa yang lain. Jadi. ditunggu saja karena memang prosesnya harus seperti itu,” terang dia. 

Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu memastikan, Polda Metro Jaya bakal mengumumkan hasil penyelidikan yang mereka lakukan kepada publik. Mengingat kasus tersebut sudah diikuti oleh masyarakat secara luas sejak jenazah ditemukan, dievakuasi, diotopsi, sampai dipulangkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga di daerah asal. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore