
Ilustrasi unjuk rasa Hari Buruh. (Jawa Pos Radar Semarang)
JawaPos.com—Aksi damai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2025 berubah menjadi mimpi buruk bagi sejumlah peserta. Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) melaporkan dugaan kekerasan brutal, termasuk kekerasan seksual yang dilakukan aparat kepolisian.
Laporan disampaikan TAUD bersama para korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mabes Polri, Senin (16/6). Laporan ini juga dilakukan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) serta Biro Pengawasan dan Penyidikan (Rowassidik) Mabes Polri.
“Kami menemukan adanya intimidasi, pemitingan, pemukulan, hingga pelecehan seksual secara verbal dan fisik. Korban terdiri dari mahasiswa, masyarakat sipil, hingga paramedis,” ujar Fadhil Al Fathan, pengacara dari TAUD, Selasa (17/6).
Aksi brutal itu diduga terjadi di kawasan kolong flyover Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta, ketika peserta aksi telah meninggalkan lokasi utama. Sejumlah aparat diduga menyerang para peserta secara fisik dan verbal. Salah satu paralegal perempuan bahkan mengalami kekerasan seksual dan penghinaan yang sangat merendahkan martabat.
“Korban diteriaki lonte, pukimak, telanjangin-telanjangin, hingga bajunya ditarik aparat,” ungkap Fadhil.
Tindakan ini melanggar pasal 170 dan 351 KUHP serta sejumlah pasal dalam Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Bukti berupa foto dan video telah disertakan sebagai pelengkap empat laporan resmi ke Bareskrim Polri.
TAUD juga menyoroti pelanggaran prosedural dalam proses penangkapan dan penyidikan terhadap 14 orang korban lain. “Mulai dari prosedur penangkapan yang tidak sah, sampai pemeriksaan ilegal yang tidak diatur dalam KUHAP,” tegas Fadhil.
TAUD mendesak Polri untuk memproses laporan sebagai bentuk komitmen menegakkan hukum. Propam Mabes Polri juga diminta melakukan audit investigasi atas dugaan pelanggaran etik.
"Ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tetapi soal martabat dan hak asasi manusia yang diinjak-injak. Negara wajib hadir," tandas Fadhil.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
