
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat mendatangi Polda Metro Jaya. (Istimewa).
JawaPos.com - Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memenuhi undangan Bareskrim Polri untuk diklarifikasi ihwal kasus ijazah palsu pada Selasa (20/5). Sesuai jadwal yang telah dibuat, Jokowi hadir sekitar pukul 10.00 WIB. Persisnya pukul 09.45 WIB. Tidak ada kalimat apapun yang disampaikan oleh mantan gubernur Jakarta itu. Dia hanya melempar senyum kepada awak media.
Jokowi datang ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan (Jaksel) bersama salah seorang penasihat hukumnya, Yakup Hasibuan. Dia datang mengenakan batik dan peci hitam. Turun dari mobil Toyota Innova yang membawanya, Jokowi langsung melangkah masuk ke Gedung Bareskrim.
Bareskrim Polri memanggil Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi) untuk menyampaikan klarifikasi dalam kasus dugaan ijazah palsu pada Selasa (20/5). Jokowi dijadwalkan bakal hadir di Bareskrim Polri hari ini sesuai dengan pemanggilan yang dilayangkan oleh Bareskrim.
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro sudah mengkonfirmasi Jokowi akan hadir memenuhi undangan klarifikasi tersebut. Dia menyatakan bahwa Jokowi berniat hadir di Bareskrim Polri sekitar pukul 10.00 WIB.
”Kami undang Bapak Jokowi untuk klarifikasi hari ini. Sampai pagi ini terkonfirmasi beliau jam 10 hadir di Bareskrim,” ungkap Djuhandani saat dikonfirmasi oleh awak media.
Kasus ijazah palsu yang menyeret Jokowi memang ditangani oleh polisi di beberapa satuan. Baik Jokowi sebagai terlapor maupun Jokowi sebagai terlapor. Selain di Bareskrim Polri, kasus serupa juga kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian di Polda Metro Jaya.
Pada Rabu, 30 April lalu, Jokowi datang langsung ke Polda Metro Jaya untuk melaporkan beberapa pihak. Kala itu, Jokowi menyatakan bahwa persoalan yang dia laporkan sejatinya adalah masalah sederhana. Namun, dia tidak menyangka masalah yang pernah muncul saat dia masih bertugas sebagai presiden, tidak kunjung selesai hingga hari ini.
”Sebetulnya masalah ringan. Urusan tuduhan ijazah palsu. Tetapi, perlu dibawa ke ranah hukum, agar semua jelas dan gamblang,” tegasnya.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
