
Persidangan perkara scamming atas pemesanan PSK dan VCS. (SHOLEH HILMI QOSIM/JAWA POS)
JawaPos.com - Aksi iseng Bukhaeri dalam memesan perempuan panggilan melalui aplikasi MiChat pada 2 Januari 2023 lalu berakhir apes. Dia harus merogoh kocek hingga Rp 300 juta akibat jebakan booking order perempuan panggilan oleh kelima orang terdakwa. Kelima orang tersebut yaitu, Alan Rizki Darmawan, M. Fajar, Reza Febrian, Mahkus, dan Rusdi.
Bukhaeri yang sudah berusia lebih dari 60 tahun tersebut mencoba menginstal MiChat. Dari aplikasi berwarna hijau itu, Bukhaeri kemudian berinisitif memesan perempuan panggilan atau pekerja seks komersial (PSK). “Awalnya saya iseng saja,” ungkap Bukhaeri di hadapan majelis persidangan kemarin (30/4).
Hasil pemesanan secara iseng melalui MiChat, Bukhaeri bertemu dengan Arra, wanita panggilan. Namun Arra bukan perempuan sejati. Dia adalah karakter fiktif yang diperankan oleh Alan. Pemesanan tersebut berujung pada kesepakatan bertemu di salah satu hotel di kawasan Surabaya Timur pada 2023 lalu. “Sempat pesan. Disuruh ke hotel waktu itu,” ujar Bukhaeri.
Pada saat perjalanan ke hotel menemui wanita panggilannya, booking order dari Bukhaeri dibatalkan secara sepihak oleh Arra. Bukhaeri merasa dirugikan sebab dia diminta untuk mengirimkan uang kembali. "Saya dimintai uang kirim uang. Terus menerus beberapa kali transfer," tuturnya.
Setelah kegagalan pertemuan di hotel itu, percaloan Bukhaeri dengan Arra semakin intens. Bahkan Arra yang diperankan oleh terdakwa menawarkan untuk layanan video call sex (VCS). Alan dalam menjalankan VCS palsu secara diam-diam merekam Bukhaeri yang berada di sisi seberang percakapan online.
Video perekaman itu kemudian dijadikan alat untuk memeras pria paruh baya tersebut. Dengan ancaman video akan disebarluaskan apabila Bukhaeri tidak mengirimkan uang sebagaimana permintaan dari para pelaku. “Saya diperas sampai Rp 300 juta,” paparnya. (leh)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022