
Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menyampaikan keterangan kepada awak media pada Senin (3/2). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com).
JawaPos.com - Mabes TNI AD (Mabesad) mengkonfirmasi bahwa dua orang prajurit dari Korem 064/Maulana Yusuf terlibat dalam pengeroyokan yang menyebabkan korban tewas. Kini kedua prajurit tersebut sudah ditahan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/4 Serang. Keduanya menjalani pemeriksaan secara intensif.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi pada Sabtu (19/4). Dia menyampaikan bahwa dua prajurit Angkatan Darat yang diduga terlibat dalam pengeroyokan itu pasti diproses hukum sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Mereka tidak akan lepas dari jerat hukum bila terbukti bersalah.
”Sudah diamankan di Denpom III/4 Serang, yang terduga (pelaku dari masyarakat) sipil diamankan di Polres Serang Kota, ditahan dan diperiksa di Polres Serang Kota karena tindakan (pengeroyokan) tersebut dilaksanakan bersama-sama,” terang Wahyu.
Jenderal bintang satu TNI AD itu menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dari TNI AD. Sebab, dua prajurit mereka diduga melakukan tindakan melanggar aturan dan menyebabkan seorang korban kehilangan nyawa. Dia memastikan, Angkatan Darat tidak akan menutup mata. Mereka bakal memproses hukum kedua prajurit tersebut.
”Bahwa memang benar ada dua anggota dari Korem 064/Maulana Yusuf bersama sama dengan rekan rekan sipilnya yang diduga terlibat dalam tindak pidana pengeroyokan terhadap masyarakat sipil atas nama Saudara Fahrul usia 29 tahun di daerah Cipocok, Serang. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa, tanggal 15 April 2025 yang lalu,” jelas Wahyu.
Menurut dia, pengeroyokan bermula dari persoalan pribadi dan kesalahpahaman di antara para pelaku dan korban. Guna mengusut peristiwa itu secara terang benderang, TNI AD melalui Denpom III/4 Serang memeriksa kedua prajurit tersebut secara intensi. Hingga saat ini, petugas dari Denpom III/4 Serang masih terus bekerja.
”Kita tunggu hasilnya. Tentunya perkembangan lebih lanjut mengenai kejadian itu akan kami sampaikan kepada rekan-rekan media. TNI AD berkomitmen akan melaksanakan pemeriksaan secara cepat dan komprehensif. Kami tegaskan bahwa siapapun anggota TNI AD apabila terbukti melakukan pelanggaran tindak pidana, maka akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
