
Ilustrasi hoax. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
JawaPos.com - Polri menegaskan bahwa tidak pernah terjadi pencurian dua senjata api (senpi) oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau yang dikenal juga dengan sebutan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Mereka menepis klaim KKB yang menyebut telah mencuri dua senpi milik Polri di wilayah Puncak Jaya, Papua Tengah. Mereka menyebut informasi tersebut hoax.
Kepala Operasi Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartez Brigjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan bahwa informasi itu disebar sebagai propaganda untuk meresahkan masyarakat.
Dia memastikan, informasi itu tidak memiliki dasar, tidak sesuai dengan fakta, dan tujuannya hanya untuk memprovokasi aparat keamanan dan masyarakat di Puncak Jaya.
”Kami memastikan bahwa klaim pencurian senjata api oleh KKB adalah informasi yang tidak benar. Itu adalah bagian dari propaganda yang sengaja disebarkan untuk memengaruhi opini publik dan menciptakan ketakutan di masyarakat,” kata Brigjen Faizal.
Perwira tinggi Polri dengan satu bintang di pundak itu menyampaikan bahwa, Polri bersama TNI fokus menjalankan operasi penegakan hukum di Papua. Salah satu tujuannya untuk melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata. Dia memastikan, aparat keamanan tidak akan terpengaruh oleh narasi-narasi bohong yang disebar oleh KKB atau OPM.
”Kami tetap fokus pada misi utama kami, yaitu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Setiap aksi KKB yang melanggar hukum akan ditindak sesuai aturan yang berlaku. Polri dan TNI bersinergi penuh untuk memastikan stabilitas di wilayah Papua,” tegasnya.
Brigjen Faizal juga mengimbau masyarakat Papua tidak mudah percaya pada informasi sepihak yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya. Dia meminta warga agar tetap tenang dan mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan kedamaian di Papua.
”Informasi resmi hanya akan disampaikan melalui jalur resmi pemerintah dan kepolisian. Bersama-sama kita harus melawan propaganda yang bertujuan memecah persatuan bangsa,” imbuhnya.
