Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Oktober 2024 | 20.28 WIB

Mahfud MD Sebut Perkara Zarof Ricar Bisa Jadi Momentum untuk Presiden Prabowo Berantas Mafia Peradilan

Mantan pejabat Mahkamah Agung Zarof Ricar mengenakan rompi tahanan usai diperiksa di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (25/10/2024). (Miftahul Hayat/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Pakar Hukum Tata Negara Mohammad Mahfud MD menilai bahwa pengungkapan perkara Zarof Ricar bisa menjadi momentum untuk Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, perkara tersebut bisa menjadi pintu masuk untuk mengungkap pemberantasan mafia peradilan di Indonesia. 

Baca Juga: Kabar Duka, Ayahanda Uya Kuya Meninggal Dunia

Melalui keterangan resmi pada Rabu (30/10), Mahfud menyarankan agar Presiden Prabowo mengejar koruptor-koruptor lain. Caranya, terus mengembangkan penangkapan mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) tersebut. Terlebih, Kejaksaan Agung menduga Zarof Ricar melakukan tindak kejahatan sejak 2012 silam. 

”Pak Prabowo kan janjinya mau mengejar sampai ke Antartika, nggak usah ke Antartika, ke rumah Zarof saja sekarang. Ini dulu perkara apa saja, kan kalau itu menyangkut perkara pidana, apalagi korupsi, itu kalau kasusnya terjadi sejak 2012 sampai sekarang itu masih bisa dibuka lagi, hakimnya yang sudah pindah, hakimnya yang sudah pensiun pun bisa diadili lagi,” terang dia. 

Mahfud meyakini, barang bukti yang nyaris mencapai Rp 1 triliun di rumah Zarof Ricar bukan milik satu orang. Apalagi selama menjabat sampai menjelang pensiun, Zarof Ricar merupakan kepala Balitbang Diklat Kumdil di MA. Artinya, lanjut Mahfud, dia memang bukan hakim, melainkan orang yang mengurus atau menjadi semacam perantara untuk mengurus kasus. 

”Saya yakin bukan punya dia, dia kan bukan hakim, dia hanya pejabat. Sama dengan sekretaris Mahkamah Agung kan bukan hakim, yang kemudian korupsinya sangat besar itu, kan bukan hakim mereka. Dia mengurus perkara ke orang, dibagi ke hakim,” ujar Mahfud.

Mantan menko polhukam itu mengakui bahwa dirinya punya harapan pada komitmen Prabowo untuk memberantas korupsi. Mahfud mengungkapkan, harapan tersebut muncul setelah dirinya mendengar pidato perdana Prabowo sebagai presiden. 

”Saya melihat ada harapan, sampai hari ini itu masih konsisten loh Pak Prabowo, terakhir saya melihat wawancaranya tentang pemberantasan korupsi juga masih kuat,” imbuhnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore