
Proses evakuasi perahu nelayan yang terbalik di Laut Ciroyom, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (ANTARA)
JawaPos.com - Tim SAR gabungan dari berbagai instansi dan komunitas membagi tim pencari nelayan yang hilang tenggelam di Muara Cikaso, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, saat sedang menjaring ikan pada Sabtu (12/10), dikutip dari ANTARA.
"Untuk mempercepat proses penemuan korban, kami membagi tim. Di mana pencarian dilakukan di sekitar areal Muara Cikaso, Kecamatan Tegalbuleud dan lepas pantai dengan menggunakan perahu karet sementara tim lain melakukan pencarian di darat dengan menyisir pantai," kata Kasatpol Airud Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar di Sukabumi, Minggu (13/10).
Menurut Tenda, pencarian korban kecelakaan laut atas nama Totong (60) warga Kampung Cibayawak, RT 001/003, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud hingga Ahad malam belum membuahkan hasil dan operasi SAR dilanjutkan pada Senin (14/10) dengan memperluas areal pencarian.
Baca Juga: Bagian Holding BUMN Danareksa Ini Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Asian Experience Awards 2024
Informasi yang dihimpun, sebelum mengalami kecelakaan laut, korban bersama istrinya Eha (60) sempat mencari ikan di sekitar Muara Cikaso, perairan Laut Tegalbuleud pada Jumat (11/10).
Kemudian pada Sabtu dini hari, pasangan suami istri ini pulang ke rumahnya karena ikan yang berhasil ditangkap sudah mencukupi, Sesampai di rumah, korban dan istri kemudian menyimpan hasil tangkapannya itu.
Namun, pada Sabtu sekitar pukul 01.00 WIB, Totong memilih kembali melaut karena pada saat itu ikan sedang banyak. Sehingga, ia memilih melaut untuk menjaring ikan seorang diri dengan menggunakan perahu ketingting, sementara istrinya memilih beristirahat.
Sekitar pukul 07.00 WIB salah seorang nelayan yang tengah mencari ikan di perairan Tegalbuleud tepatnya di Laut Ciroyom, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi menemukan satu unit perahu dalam kondisi terbalik yang bersama nelayan lainnya mengevakuasi perahu tersebut ke dermaga PT Sumber Baja Prima (SBP) Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud.
Baca Juga: BCA Sabet Gelar Juara Umum pada Annual Report Award 2023
Diduga perahu tersebut yang digunakan korban untuk menjaring ikan di sekitar Muara Cikaso hingga perairan Laut Tegalbuleud.
Setelah mendapatkan adanya laporan dugaan kecelakaan laut tim SAR gabungan dari unsur Polsek Tegalbuled, Koramil 0622-12/Tegalbuled, HNSI Kecamatan Tegalbuleud, Pokmaswas, Karang Taruna Desa Buniasih dan warga sekitar melakukan pencarian terhadap korban yang diduga hilang tenggelam.
"Kuat dugaan perahu korban diterjang gelombang tinggi saat tengah menjaring ikan, sehingga perahu menjadi terbalik dan korban tercebur ke laut," tambahnya.
Tenda mengatakan untuk mempercepat proses pencarian ini pihaknya berkoordinasi dengan Basarnas Pos Sukabumi dan lembaga SAR lainnya. Diharapkan di hari kedua pencarian atau Senin bisa membuahkan hasil.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
