
Insiden perahu yang membawa sound horeg tenggelam saat proses cek sound tradisi Nyadran di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. (Instagram @exploredolan.id)
JawaPos.com - Insiden tak terduga terjadi saat persiapan tradisi Nyadran di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (7/2). Sebuah perahu yang membawa sound horeg untuk acara itu tenggelam ke sungai.
Sebagai informasi, Nyadran atau Ruwahan merupakan tradisi unik yang dilakukan masyarakat di Pulau Jawa menjelang bulan suci Ramadan. Tradisi ini juga rutin dilakukan warga Desa Balongdowo setiap tahunnya.
Detik-detik sound horeg tenggelam terekam kamera warga sekitar dan viral di media sosial. Dari video singkat yang beredar, tampak perahu yang membawa sound horeg seberat kurang lebih 1 tahun itu oleng sebelum akhirnya karam.
Tampak sejumlah orang berada di atas perahu, baik di bagian ujung maupun di atas sound horeg. Saat perahu mulai kehilangan keseimbangan, beberapa orang yang berada di atas perahu tetap santai dan terlihat berjoget.
Insiden tersebut dibenarkan oleh Kasat Polairud Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono. Ia mengatakan perahu pembawa sound horeg karam saat cek sound untuk tradisi Nyadran yang digelar keesokan harinya, Minggu (8/2).
“Kejadiannya di bantaran Sungai Balongdowo sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu warga sedang melakukan cek sound sebagai bagian dari persiapan Nyadran," tutur AKP Imam, dikutip dari Radar Sidoarjo, Jawa Pos Group, Minggu (8/2).
Mulanya, warga mencoba menggabungkan dua perahu untuk menopang sound horeg, speaker, serta genset, berukuran besar. Namun, salah satu perahu tidak mampu menahan beban dan getaran dari sound raksasa tersebut.
“Perahunya dua, digabung sound, speaker dan genset. Ternyata salah satunya tidak kuat menahan beban, kena getaran akhirnya miring dan terbalik. Alat-alatnya lighting, genset, sound, ikut tenggelam," imbuhnya.
AKP Imam menyebut setidaknya lebih dari 10 orang menariki perahu tersebut. Belum lagi berat sound horeg yang diperkirakan mencapai satu ton. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Seluruh warga berhasil selamat dari insiden tersebut. Peralatan sound dievakuasi bersama warga sekitar, sementara polisi dan aparat setempat melakukan pengamanan serta pemantauan menggunakan perahu karet.
"Kira-kira berat sound saja 1 ton. Yang naik sekitar 10 orang. Sound-nya milik JL Jombang kalau tidak salah. Sempat dievakuasi oleh warga sekitar, tidak ada apa-apa karena memang tidak kuat menahan beban saja," ucap Imam.
Meski sempat terjadi insiden perahu tenggelam saat persiapan, rangkaian kegiatan Nyadran di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, tetap digelar dengan meriah.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
