Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Mei 2024 | 01.32 WIB

Kronologi Mahasiswa STIP Tewas di Tangan Senior, 5 Kali Ditonjok di Perut

 

Ilustrasi penganiayaan.

 
JawaPos.com - Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kronologi penganiayaan yang dialami oleh Putu Satria Ananta Rustika, 19, oleh seniornya di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP). Saat itu korban bersama teman-temannya berjumlah 5 orang mendatangi kelas di lantai 3 untuk mengecek kelas yang telah mengikuti jalan santai. 
 
Setelah korban bersama teman-temannya turun ke lantai dua. Di sana mereka bertemu dengan pelaku dan teman-temannya.
 
"Kemudian (korban dan teman-temannya) dipanggil sama senior tingkat 2 yang bernama Tegar dan teman-temannya, kemudian Tegar nanya siapa yang nyuruh pakai baju olahraga ke gedung pendidikan lantai 3 masuk ke kelas-kelas," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan kepada wartawan, Sabtu (4/5).
 
Korban dan teman-temannya dibawa oleh para seniornya ke toilet. Di sana mereka disuruh berbaris. Kemudian terjadi pemukulan kepada Putu Satria. 
 
"Korban dipukul dengan tangan mengepal oleh Tegar sebanyak 5 kali ke arah ulu hati, setelah itu korban lemas langsung terkapar, setelah itu disuruh pergi meninggalkan kamar mandi, langsung mengikuti kegiatan," jelas Gidion.
 
 
Sebelumnya, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta Utara dikabarkan tewas di kampus pada hari ini, Jumat (3/5). Korban diketahui berinisial P, 19, mahasiswa asal Bali.
 
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan membenarkan peristiwa ini. Kasus ini kini sudah ditangani oleh jajarannya.
 
"Kami Polres Metro Jakut menerima LP meninggalnya seseorang berinisial P. pada waktu kondisi meninggal ini ada di RS Taruma Jaya," kata Gidion.
 
Korban telah dikonfirmasi oleh pihak kampus sebagai mahasiswa Tingkat I. Dia diduga tewas setelah dianiaya oleh kakak tingkat di kampus.
 
"Ada dugaan akibat kekerasan yang dilakukan oknum seniornya tingkat 2 dalam kegiatan tadi pagi yang dilakukan oleh senior-seniornya terhadap anak atau korban. Tapi kami masih mendalami secara utuh bagaimana rangkaian peristiwanya," imbuhnya. 
 
 
 

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore