Nama presenter kondang Vincent Rompies mendadak jadi perbincangan di media sosial X. Hal itu setelah putranya diduga ikut sebuah geng yang melakukan bullying di sekolah Binus Serpong.
JawaPos.com - Potongan video yang memperlihatkan presenter Vincent Rompies marah dan emosi ketika mengetahui bintang tamu yang dihadirkan merupakan korban perundungan atau bully di sekolah, beredar di media sosial. Video ini berseliweran setelah putra Vincent, Farrel Legolas Rompies dikabarkan menjadi salah satu pelaku perundungan di Binus School Serpong.
Bintang tamu tersebut bercerita pernah di-bully oleh teman-temannya di sekolah. "Waktu kelas 2 SD diludahi, kamu nggak cocok sekolah di sini. Kamu cocoknya di SLB," cerita salah satu bintang tamu itu.
Vincent Rompies terlihat emosi mendengar cerita dari bintang tamu tersebut. Secara spontan dia memperlihatkan ekspresi ketidak-setujuannya pada praktik bully di sekolah.
Baca Juga: Kematian Musuh Kremlin, Alexei Navalny Memicu Kemarahan Barat
"Anj*** lo," ujar Vincent kesal dengan tindakan perundungan di sekolah.
Dalam video lainnya, Vincent juga menegaskan ketidaksetujuannya pada praktik bully yang kerap terjadi di sekolah.
"Pembullyan itu suatu hal yang katrok banget, culun banget, yang biasanya terjadi di SMP dan SMA," aku Vincent.
Netizen pun bereaksi dengan munculnya video-video tersebut.
"Legolas, mungkin kamu gak nonton. Papamu sendiri bilang kalau bully baik di SMP/ SMA itu hal paling katrok, culun, cupu dilakukan anak sekolah. Seandainya kamu ikuti kata-kata papamu ini, gak bakal ke DO dan bikin malu keluarga inti dan keluarga besarmu," komentar salah satu netizen.
Baca Juga: Banyak Misinformasi Terkait Nikotin, Jadi Sebab Perokok Berat Telat Akses Produk Alternatif
"Padahal Pak Vincent sangat tidak menyukai yang namanya pem-bully-an, tapi malah anaknya yang ikut-ikutan atau mungkin salah pergaulan jadi ikut mem-bully," timpal yang lainnya.
Sebelumnya, orang tua salah satu siswa di Binus School Serpong membeberkan bahwa anaknya telah terjadi perundungan yang berujung pada kekerasan fisik dilakukan sejumlah seniornya di sekolah. Informasi ini beredar berdasarkan informasi yang diunggah pemilik akun @bospurwa di media sosial X.
Menurut orang tua korban, kekerasan itu sudah terjadi sejak 2 Februari 2024. Korban dihajar, dipiting, dicekik, diikat di tiang, ditendang, bahkan diludahi secara bergantian oleh sejumlah seniornya yang salah satu pelakunya diduga adalah anak Vincent Rompies, yakni Farrel Legolas Rompies.
Baca Juga: Pimpin Peringatan Isra Miraj, Wamenag Ungkap Salat Berperan Asah Kepekaan Nurani
Tak sampai disitu saja, korban juga sempat disundut dengan rokok pada badannya dan juga dipukuli dengan menggunakan kayu dari belakang serta bagian perutnya dihajar. Menurut orang tua korban, kejadian itu disaksikan oleh banyak orang.
Kejadian kembali terjadi menjelang pemilu. Anaknya dihajar dan dibakar tangannya dengan menggunakan korek api.
"Dan tololnya mereka videokan, saya sudah dapat videonya dan mereka bilang hanya pemanasan dan akan berlanjut di hari Kamis. Untungnya saya kebutu tahu dan langsung bertindak malam itu juga," tutur orang tua korban.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
