
Ilustrasi pedagang minyak goreng. Fedrik Tarigan/JawaPos
JawaPos.com - Stok minyak goreng di retail modern kecil se-Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) terjadi kekosongan. Kondisi ini sempat membuat warga resah.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan mengatakan, kekosongan bukan karena adanya penimbunan. Melainkan adanya keterlambatan distribusi.
"Penyebab kekosongan stok, dikarenakan terlambatnya pengiriman minyak goreng dari distributor dan tingginya antusias masyarakat untuk membeli minyak goreng," kata Whisnu dalam keterangan tertulis, Selasa (8/2).
Whisnu mengatakan, pemerintah telah berupaya mengantisipasi kekosongan stok tersebut. Salah satunya membatasi jumlah pembelian per hari.
"Untuk mengendalikan, dibatasi pembelian sebanyak 1 liter," imbuhnya.
Whisnu menuturkan Unit III Subdit I Industri dan Perdagangan (Indag) yang masuk dalam Satuan Tugas (Satgas) Pangan Pusat telah melakukan pengecekan ketersediaan distribusi dan harga minyak goreng di retail modern besar dan kecil di wilayah Jabodetabek pada Sabtu (5/2).
Petugas menanyakan langsung kepada manager atau kepala toko yang bertugas. Kemudian, melakukan pembelian minyak goreng, observasi aktivitas jual beli di retail modern, dan mewawancarai konsumen/masyarakat.
Pada retail-retail modern kecil seperti Indomart dan Alfamart diketahui mayoritas ketersediaan minyak goreng kosong. Kondisi ini terjadi karena distribusi dilakukan 2-4 hari sekali. Sehingga permintaan lebih tinggi dibanding ketersediaan.
"Para konsumen/masyarakat memilih membeli minyak goreng di retail modern, karena harganya sudah mengikuti kebijakan pemerintah yakni sesuai HET sebesar Rp14 ribu per liter, lebih murah dari harga di pasar tradisional," jelas Whisnu.
Sedangkan, pada retail-retail modern besar, seperti Lotte Mart dan Hyper Mart ketersediaan minyak goreng masih aman. Proses distribusi dari distributor pun berjalan lancar.
"Harga penjualan sesuai dengan HET sebesar Rp 14 ribu per liter," imbuh Whisnu.
Mengantisipasi kondisi ini, Polri akan berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk mengetahui hambatan dalam implementasi kebijakan harga minyak goreng. Baik sesuai jenis, kebijakan terkait domestic market obligation (DMO), domestic price obligation (DPO) dan kebijakan refaksi.
"Melaksanakan pengecekan, monitoring ketersediaan, distribusi dan harga minyak goreng di pasar tradisional wilayah Jabodetabek," tandas Whisnu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
