Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 November 2023 | 13.05 WIB

Nawawi Pomolongo Sebut Pekerjaan Terberat KPK saat Ini Mengembalikan Kepercayaan Publik Usai Firli jadi Tersangka

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango baru saja dilantik Presiden Jokowi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sumber foto: (ANTARA/HO-Humas KPK)

JawaPos.com - Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango, resmi dilantik Presiden Jokowi untuk menjadi ketua lembaga antirasuah itu sementara. Dia ditunjuk untuk menggantikan Firli Bahuri yang kini dinonaktifkan, karena berstatus tersangka akibat tersandung kasus dugaan korupsi.

Terkait ditunjuknya dirinya sebagai lembaga anak kandung reformasi ini, Nawawi mengaku jika tugas terberatnya saat ini adalah mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi yang hancur akibat ulah Firli.

“Satu hal yang paling sangat menjadi beban di kami adalah tergerusnya rasa kepercayaan masyarakat. Itu yang menjadi modal lembaga ini selama ini dan itu yang tergerus dan itu yang menjadi pekerjaan berat bagi lembaga,” ungkap Nawawi usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/11).

Walaupun ini semua berat, Nawawi akan berusaha menjalankan dengan baik sesuai dengan arahan khusus yang disampaikan Jokowi kepadanya.

“Beliau tadi cukup dengan mimik ini saja kami membaca, tetapi ada satu ucapan hati-hati dalam melaksanakan tugas mengemban tugas,” jelasnya.

Seusai dilantiknya Nawawi oleh Presiden Jokowi, dirinya dan pimpinan yang lainnya akan langsung mengadakan rapat bersama guna membahas langkah- langkah apa saja yang harus dilakukan KPK kedepannya.

“Dari tempat ini saya akan kembali ke kantor dan meminta rekan-rekan pimpinan dan seluruh pejabat struktural eselon I dan II untuk mengadakan rapat, rapim barangkali, kita akan berbincang mengenai segala hal yang barangkali yang harus kita lakukan dalam dan menjadi skala prioritas kita kedepannya menyikapi situasi yang dihadapi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi,” tegas Nawawi.

Nawawi bersama dengan rekan-rekannya akan terus berjuang untuk menunjukkan independensi lembaga dan mengembalikan marwah KPK. Sehingga kepercayaan publik dapat tercipta kembali.

“Hal apa yang paling mendesak bagi kami untuk dilakukan dalam situasi seperti ini. Terpenting yaitu bagaimana sedikit, dalam tanda kutip sedikit saja memulihkan tergerusnya rasa kepercayaan masyarakat ini kepada lembaga,” jelas Nawawi.

Selain itu, dirinya juga menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melaksanakan tanggung jawabnya yaitu penyidikan tindak pidana korupsi. Karena itu semua sudah menjadi kewenangannya, dan juga akan terus melakukan pemantauan atas perkara korupsi yang lainnya.

“Yang kementan kami ya, yang BTS itu Pak Jaksa Agung dan teman- temannya. Kami tetap melakukan pemantauan dalam kapasitas Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai lembaga yang supervisi segala penanganan korupsi oleh pihak lain  juga,” ungkapnya pada awak media.

Tak hanya itu, Ketua sementara KPK itu juga akan tetap berkomitmen untuk memprioritaskan perkara- perkara tindak pidana korupsi yang belum terselesaikan.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore