Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Oktober 2023 | 03.44 WIB

Mentan Syahrul Yasin Limpo Hilang Kontak, Begini Penjelasan Kementan

Wamentan Harvick Hasnul Qolbi ditampar oleh Prabowo./Instagram  @harvick.hqolbi - Image

Wamentan Harvick Hasnul Qolbi ditampar oleh Prabowo./Instagram @harvick.hqolbi

JawaPos.com - Kementerian Pertanian (Kementan) kehilangan kontak dengan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo usai dikabarkan menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan, rumah dinas Mentan Syahrul telah digeledah KPK pada Kamis (28/9) sampai dengan Jumat (29/9).

Hilangnya kontak Mentan Syahrul setelah diungkapkan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi. Pasalnya, Mentan Syahrul sebelumnya melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.

"Sampai hari ini kita terus mencari keberadaan Pak Menteri sampai detik ini kita belum ada kabar mengenai keberadaan pak menteri," kata Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/10).

Harvick menjelaskan saat berkunjung ke Spanyol, Mentan Syahrul bersama dengan para pejabat eselon I sebanyak tiga orang, pejabat eselon II dan beberapa staf. Namun, saat balik ke tanah air mereka terpisah.

"Kalau dari Spanyol informasi yang kami terima itu berbarengan pejabat eselon kami eselon I ada yang ikut 3 orang, kemudian ada eselon II yang ikut kunjungan pak menteri juga beberapa staf, kembali ke tanah airnya memang masing masing karena tiket juga terbatas akhirnya terpisah," ungkap Harvick.

Harvick mengaku terakhir berkomunikasi sebelum Syahrul berangkat ke Spanyol dan Roma, Italia. Ia menyatakan, sampai saat ini belum ada kontak dengan politikus NasDem tersebut.

"Sebelum berangkat di acara di Spain itu kan ada dua kunjungan ya Roma, Italia juga ada di Spanyol. Ini belum tahu kita nih posisi terakhirnya, belum belum ada kontak sama sekali," ucap Harvick.

Meski demikian, Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai NasDem Ahmad Sahroni membantah kabar hilangnya
Mentan Syahrul Yasin Limpo usai melakukan kunjungan ke luar negeri. Sahroni menjelaskan, Syahrul Yasin Limpo akan pulang ke Indonesia pada Kamis 5 Oktober 2023.

"Pak Mentan lagi ada giat lain yang memang sudah terjadwal. Tapi Pak Mentan akan masuk Indonesia tanggal 5 Oktober," ujar Sahroni.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu menjelaskan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh telah memerintahkan Syahrul untuk pulang ke Tanah Air. Bahkan, setibanya di Indonesia, Syahrul akan langsung bertemu Surya Paloh.

"Perintah ketua umum segera kembali ke Tanah Air. Setelah kembali, Pak Mentan akan menghadap Ketua Umum dahulu," urai Sahroni.

KPK juga sebelumnya telah menggeledah rumah dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo di Kompleks Widya Chandra, Jakarta. Tim penyidik KPK berhasil mengamankan barang bukti dari upaya paksa penggeledahan itu. Dalam proses penggeledahan, KPK juga mengakui turut mengamankan 12 senjata api (senpi) dari hasil penggeledahan itu. Lembaga antirasuah segera berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait temuan itu.

"Kami ingin menjelaskan, begini saja, karena dalam proses penggeledahan tentu ada yang kami ambil kemudian kami analisis, adalah yang berkaitan dengan perkara ini. Adapun apakah betul ada senpi, kami jelaskan bahwa kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian daerah DKI Jakarta, tentunya terkait dengan temuan yang ada dalam proses penggeledahan yang dimaksud," ucap Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (29/9).

Dalam proses penggeledahan, KPK juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang pecahan rupiah dan mata uang asing. Diduga jumlah uang tersebut berjumlah puluhan miliar. "Dari informasi yang kami peroleh, dalam proses dimaksud ditemukan antara lain sejumlah uang rupiah dan juga dalam bentuk mata uang asing," pungkas Ali.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore