Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Mei 2020 | 22.08 WIB

Polisi Bekuk Tujuh Tahanan Kabur, Dua Orang Dilumpuhkan dengan Peluru

Polda Kalsel berhasil meringkus tujuh tahanan kabur dari Rutan Polres Hulu Sungai Selatan. Firman/Antara - Image

Polda Kalsel berhasil meringkus tujuh tahanan kabur dari Rutan Polres Hulu Sungai Selatan. Firman/Antara

JawaPos.com–Tim gabungan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) meringkus tujuh tahanan kabur setelah membobol Rutan Polres Hulu Sungai Selatan. Dua di antaranya ditembak di bagian kaki lantaran melawan saat penangkapan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel Kombespol Sugeng Riyadi sepertidilansir dari Antara menjelaskan, upaya pengejaran dilakukan tim yang dipimpin Kasubdit 3 Jatanras Kompol Riza Muttaqien. Tujuh tahanan kabur yang diringkus kembali tersebut berinisial AL, TH, RC, HW, IL, AL, dan AS. Enam terlibat kasus narkotika dan hanya RC tersangka kasus pencurian dengan pemberatan.

Sugeng mengungkapkan, para pelaku dibekuk di sejumlah tempat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Sedangkan TH yang menjadi otak aksi kabur dari rutan itu, dibekuk di Kabupaten Hulu Sungai Utara. ”AS dan TH yang menggerakkan tahanan lain untuk kabur, keduanya pun melakukan perlawanan saat ditangkap hingga diambil tindakan tegas terukur,” kata Sugeng pada rabu (13/5).

Tahanan Rutan Polres Hulu Sungai Selatan itu kabur pada Senin (11/5) dini hari. Petugas jaga awalnya mendengar suara berisik di ruang belakang sel tahanan. Kemudian anggota langsung mengecek ke belakang dan ditemukan pintu sel lorong tahanan beserta teralis atas berlapis kawat telah rusak.

Atas perintah Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta, tim pun dibentuk untuk melakukan pengejaran terhadap para tahanan kabur. Kasubdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel Kompol Riza Muttaqien memimpin tim gabungan Unit Opsnal Resmob, Intelkam, Propam, TI, beserta Jatanras Polres Hulu Sungai Selatan dan Polres Hulu Sungai Utara.

Hari pertama pencarian pada Senin (11/5), polisi berhasil menangkap AL ketika akan menumpang angkutan umum untuk kabur. Berikutnya TH yang dikenal licin, diamankan di Hulu Sungai Utara. Pelaku sempat bersembunyi di bawah kolong rumah penuh air limbah rumah tangga serta gelap dan bermodalkan plastik kotor. Dia tidak melakukan gerakan sedikit pun di dalam air, sehingga memaksa petugas ikut turun ke air limbah tersebut untuk menangkapnya.

Berikutnya RC dan HW melalui pendekatan kepada keluarga akhirnya menyerahkan diri, termasuk IL dan AL yang sempat melarikan diri ke hutan dan gunung akhirnya menyerahkan diri. Pelaku terakhir AS, sama halnya TH adalah otak pelarian yang ditangkap bersembunyi di bawah kolong rumah selama kurang lebih 8 jam, akhirnya ketahuan dan mencoba melarikan diri sehingga diambil tindakan tegas.

”Subdit Jatanras dengan jajaran Macan Banua tanpa kenal lelah walau kondisi puasa, bergerak cepat mengamankan kembali para pelaku pelarian,” kata Riza Muttaqien.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=YvaUszIDkwg

 

https://www.youtube.com/watch?v=i7Ji6xoY3lk

 

https://www.youtube.com/watch?v=86YeNFQA30Y

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore