
Anggota Komisi III DPR Muhammad Syafi
JawaPos.com - Satgas Penindakan KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum petinggi Kejaksaa pada Jumat (9/6) dini hari. Anggota Komisi III DPR Muhammad Syafi'i, adanya OTT semakin membuktikan bahwa siapa pun bisa melakukan pelanggaran hukum.
"Jangankan jaksa, hakim saja bisa kena kan, anggota DPR kena. Artinya pelanggaran itu bisa terjadi dimana saja dan dilakukan oleh siapa saja," ujarnya di Jakarta, Jumat (9/6).
Namun dia berpandangan, saat ini penegak hukum tak lepas dari kepentingan elit politik penguasa. "Apalagi kalau jajarannya kader partai. Ketika ia duduk di pemerintahan berhenti lah sebagai kader partai karena memimpin lembaga negara. Nah ini yang susah," tegas dia.
Sementara, pria yang karib Politikus Partai Gerindra itu juga mengkritik KPK. Sebagai lembaga superbody dalam penegakan hukum, harusnya KPK tak hanya melakukan penindakan dalam OTT saja.
Komisi rasuah itu menurut Syafi'i harus bisa melakukan penanganan ekstra dalam pemberantasan korupsi. "Penegakan hukum untuk berantas korupsi di Indonesia yang sudah digolongkan extra ordinary crime jadi penanganan juga harus extra. Jangan hanya OTT saja," pungkasnya. (dna/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
