
Madun Hariyadi, aktivis dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Penyelamat Harta Negara.
JawaPos.com - Madun Hariyadi, aktivis dari lembaga swadaya masyarakat Gerakan Penyelamat Harta Negara terlihat menyambangi Kantor Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dit Tipikor) Bareskrim Polri, Jumat (13/10).
Madun datang untuk melengkapi bukti laporannya atas dugaan korupsi pengadaan barang IT di KPK senilai Rp 7,8 miliar.
Pria yang mempolisikan Ketua KPK Agus Rahrdjo itu tampak membawa sebuah koper yang berisi dokumen-dokumen bukti laporan.
"Saya bawa bukti-bukti untuk melengkapi laporan pengadaan barang IT yang kemarin termasuk ada laporan baru juga. Semua sudah saya serahkan ke penyidik," kata Madun usai menyerahkan sejumlah dokumen di Dit Tipikor Gedung Ombudsman RI, Jakarta.
Anehnya, Madun enggan membeberkan lebih jauh materi laporannya tersebut. Menurut dia, laporan itu bersifat rahasia. Dia hanya mengatakan, laporan yang dia buat bertujuan untuk membenahi lembaga KPK.
"Dokumen yang saya bawa ini semoga memudahkan kerja penyidik. Tadi juga saya sempat diperiksa," ujar Madun.
Diketahui, pekan lalu Madun melaporkan Ketua KPK Agus Rahardjo terkait dugaan korupsi pengadaan barang IT di KPK senilai Rp 7,8 miliar.
Data yang diberikan ke penyidik adalah data dua kasus korupsi yang tidak dilanjutkan oleh KPK. Madun juga menyertakan beberapa bukti penyelewengan dana yang dilakukan KPK.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
