
Foto Meme Setya Novanto yang dijadikan barang bukti untuk menjerat para netizen.
JawaPos.com - Selain menuai kecaman dari sejumlah kalangan sipil, desakan agar proses pemidanaan atas meme Ketua DPR Setya Novanto segera dihentikan juga disuarakan oleh jaringan relawan kebebasan ekspresi yang berbasis di Asia Tenggara, Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet).
Alasannya, aduan tersebut akan berdampak pada pemidanaan yang akan merugikan banyak pihak dan mengekang kebebasan berekspresi.
“Segera hentikan pemidanaan terhadap para penyebar meme Setya Novanto karena dampak yang ditimbulkan dari pemidanaan ini merugikan banyak pihak,” kata Damar Juniarto, Regional Coordinator SAFEnet dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Jumat (3/11).
Damar menjelaskan, dampak buruk yang ditimbulkan dari proses pemidanaan tersebut adalah pelemahan gerakan antikorupsi. Padahal kata dia, demi tercapainya pemerintahan yang bersih dan akuntabel perlu dilakukan kontrol yang melibatkan masyarakat.
Secara kontekstual menurut Damar, penyebaran meme Setya Novanto di bulan September 2017 tidak bisa dilepaskan dari kegeraman masyarakat luas atas proses pemeriksaan dugaan kasus mega korupsi e-KTP.
“Alih-alih memenuhi panggilan pemeriksaan, Setya Novanto secara tiba-tiba sakit dan mangkir dari panggilan,” katanya.
Tak lama berselang, muncul meme tersebut yang dianggap sebagai reaksi spontan masyarakat. “Sehingga tidak bisa dikatakan sebagai bentuk penghinaan yang dilakukan dengan sengaja, apalagi digerakkan secara sepihak,” katanya.
Karenanya menurut Damar, dengan memisahkan teks dengan konteks dalam kasus penyebaran meme akan membuat pokok persoalan hukum menjadi timpang dan tidak menyentuh akar masalah korupsi.
“Karena itu yang menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dengan mendorong mediasi para pihak untuk mengklarifikasi sebagai upaya penyelesaian, mengingat kasus pemidanaan defamasi seharusnya adalah upaya hukum terakhir (ultimuum remedium),” pungkas Damar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
