JawaPos Radar

Lagi, Densus 88 Ringkus Terduga Teroris di Probolinggo

31/05/2018, 23:20 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Penangkapan Terduga Teroris
Densus 88 Polri meringkus 3 orang terduga teroris di Bogor belum lama ini. (Eddy Junaedi/Jambi Independent/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali meringkus terduga teroris di Probolinggo. Inisialnya AW, 36, warga Kanigaran, Probolinggo. 

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal tidak banyak memberikan informasi lanjutan terkait penangkapan terduga teroris hari ini (31/5). Bahkan Alfian juga tidak menyebutkan jika terduga teroris tersebut ada kaitannya dengan penangkapan sebelumnya. 

"Saya hanya menginformasikan. Tapi tidak merilis penangkapannya," kata Alfian kepada wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (31/5). 

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal saat ditemui wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (31/5). (Aryo Mahendro/JawaPos.com)

Usai meringkus, polisi pun melakukan penggeledahan di rumah AW. Hasilnya, polisi menemukan dan menyita sejumlah barang bukti. Yakni, beberapa alat dan rangkaian yang diduga untuk membuat bom, senapan angin kaliber 5.5, empat jenis bahan peledak, dan bahan kimia cair. 

"Kami temukan bahan kimia cair H2O2 dan HCL4," kata Alfian. 

Selain meringkus AW, Alfian mengatakan pihaknya juga masih memproses hukum 11 terduga teroris yang sudah diringkus sebelumnya. Sebanyak 10 diantara tertangkap dan sudah dinyatakan tersangka. Sementara, satu terduga teroris berinisial W menyerahkan diri. 

Polisi menjemput W kemarin (30/5) setelah salat Tarawih pukul 20.30 WIB. Tidak ada perlawanan saat polisi menjemput W. Karena, polisi sudah melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga W. 

"Kami mengimbau kepada keluarga W. Untuk kebaikan dan kelangsungan hidup anak-anak W. Juga kami informasikan dampaknya jika W terus melarikan diri," katanya. 

Tak hanya menjemput W, polisi juga melakukan penggeledahan di rumahnya. Hasilnya, polisi menemukan dan menyita sejumlah barang bukti milik W. Yakni, busur panah, laptop, nokia biru tipe 320. Ponsel tersebut diduga digunakan W untuk switching. 

"Ada juga buku tabungan dan soder listrik milik W yang kami sita," katanya.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up