
Muhammad Ainul Taksim, 25, pendaki asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang meninggal dunia di Gunung Rinjani sewaktu gempa di Lombok.
JawaPos.com - Muhammad Ainul Taksim, 25, pendaki asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang tewas saat gempa berkekuatan 6,4 SR mengguncang gunung Rinjani, rupanya punya keinginan besar menuntaskan asa mendaki gunung sebelum melepas masa lajangnya.
Hal itu diungkapkan, Amrullah, 59, ayah kandung Ainul saat ditemui di kediamannya kompleks, Bumi Sudiang Raya, Blok J/14, Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Senin (30/7).
Amrullah mengungkapkan, anak keempat dari enam bersaudara itu bahkan menolak keras untuk dinikahkan sebelum keinginannya untuk mendaki tiga gunung di luar Sulsel dituntaskan.
"Saya mau kasih kawin, tapi dia bilang jangan mi dulu karena masih ada cita-citanya katanya yang belum terpenuhi. Dia masih mau daki tiga gunung, baru setelah itu dia lanjut menikah dan kerja lagi," kata sang Ayah sembari memperlihatkan foto anaknya yang digenggam erat dalam pangkuannya.
Tiga gunung yang didambakan sang anak untuk didaki disebutkan Amrullah adalah gunung Rinjani, Bromo dan Semeru. Apabila misi pendakiannya tuntas, kerja hingga mengikuti keinginan sang ayah untuk menikah, bakal dilaksanakan.
"Itu dia mau sekali selesaikan dulu pendakiannya baru dia lanjut itu kerja baru disitu juga mungkin dia langsung bertekad sekali untuk kasih selesai pendakiannya," ucap Amrullah.
Ainul sapaan akrabnya dikabarkan tewas meninggal dunia dalam upaya menyelematkan diri saat gempa melanda. Ia meninggal dunia akibat luka di kepala. Saat ini, kakak tertua korban Indah Musdalifah, 30 sudah terbang ke Lombok untuk menjemput jenazah korban.
"Tadi pagi sudah pergi anak tertua saya , kakaknya Ainul ke Lombok. Kita tunggu proses administrasi karena Ainul sudah dievakuasi," ucap Amrullah.
Suasana duka juga masih terlihat menyelimuti kediamannya. Kerabat masih menunggu kepulangan jenazah Ainul yang dikabarkan menjadi korban saat berkemah sebelum tiba di puncak Rinjani. Rencannya Ainul bakal dimakamkan di tempat pemakaman tokoh masyarakat Laikang, di Kelurahan Laikang, Biringkanaya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
