
MENARI GAMBYONG: Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo dan Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo ikut menari Gambyong, Minggu (29/4).
JawaPos.com - Gelaran tari Gambyong yang disajikan di kawasan Jalan Slamet Riyadi Solo, Minggu (29/4) pagi cukup menyita perhatian masyarakat. Tidak hanya karena jumlah penari yang mencapai 5.035 orang saja, tetapi keluwesan penari juga menarik mata pengunjung.
Apalagi, pagi itu di kawasan tersebut juga digelar Car Free Day (CFD). Bahkan, para penonton sudah sejak pagi memadati kawasan mulai simpang empat Ngapeman sampai Gladak.
Ribuan penari ini merupakan gelaran yang diadakan Pemkot Solo dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia. Tetapi untuk kali jumlah penari yang dihadirkan jauh lebih banyak dari yang diadakan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 1.000 penari saja.
Tingginya antusiasme warga untuk mengikuti tarian Gambyong ini cukup besar. Terbukti, dari target hanya 5.000 penari, jumlah pendaftar melebihi dari target yakni 5.035. Mereka adalah para pelajar dari SMP, SMA, akademisi dan juga para penari profesional.
Dengan berbagai pelatihan yang sudah diikuti, sajian para penari jelas memukau para penonton. Bahkan, Wakil Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo dan Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo tidak kalah terpukau.
Tidak hanya itu saja, keduanya bahkan sempat sejenak ikut menari guna memeriahkan gelaran Solo Menari tersebut. Banyaknya penari yang terlibat membuat, gelaran Tari Gambyong ini tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).
"Yang terverifikasi terakhir hanya 5.020 orang, tetapi jumlah yang hadir lebih banyak jadi 5.035 orang. Dan ini kami catatkan sebagai rekor ke-8.434," ungkap perwakilan Muri, Ariyani Siregar kepada JawaPos.com di sela-sela kegiatan, Minggu (29/4).
Sementara itu, Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo mengungkapkan, bahwa kegiatan menari massal ini tujuan awalnya bukan untuk mengejar rekor Muri. Melainkan untuk menjaga budaya Jawa ini agar tetap terpelihara sampai generasi penerus.
"Ini sebagai wujud kepedulian Pemkot terhadap budaya Jawa, nguri-uri tarian tradisional. Jadi bukan hanya untuk rekor Muri," ucapnya.
Pada gelaran tari Gambyong kali ini ada tiga kreasi yang dibawakan. Yakni tari Gambyong 3WMP karya Nanuk Rayahu, kemudian ada tari Gambyong Pareanom karya Ngaliman dan tari pergaulan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Diunggulkan
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022