
DITAHAN: Pengecekan tabloid Indonesia Barokah di Kantor Sentral Pengolahan Pos Jogjakarta, Kamis (24/1).
JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) menyampaikan polemik peredaran tabloid Indonesia Barokah di wilayahnya selesai. Apakah nantinya sebagai bahan bacaan bagi penerima kiriman paket, atau dimusnahkan menjadi hak dari yang bersangkutan.
Anggota Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Panggih Widodo mengatakan, di wilayahnya memang sudah ada beberapa yang sudah terlanjur dikirim oleh petugas Pos ke pondok pesantren maupun masjid.
"Kami sudah mendapatkan surat edaran dari Bawaslu Pusat, Jumat (25/1) malam. Kalau tabloid itu belum ditemukan adanya unsur pelanggaran Pemilu. Jadi mau dibakar atau dipasang, terserah. Ya bisa jadi seperti itu (dianggap selesai)," katanya, saat dihubungi Minggu (27/1).
Panggih mengatakan, masih ada beberapa juga yang sementara ini tertahan di Kantor Pos. Namun dirinya menegaskan, itu sudah bukan menjadi kewenangan darinya. "Memang dari Bawaslu DIJ mengimbau untuk sementara ditahan dulu. Tapi tidak ada surat resminya. Ya kami tidak bisa menahan," ucapnya.
Lanjutnya, mungkin tabloid Indonesia Barokah itu masih ada hal yang menimbulkan polemik. Namun dari sisi lainnya, bukan dilihat dari unsur pelanggaran Pemilu. "Dari aspek Pemilu tidak ada pelanggaran, tapi kalau aspek lain saya tidak tahu," katanya.
Terpisah, Mujiyono, Wakil Kepala Sentral Pengolahan Pos Jogjakarta menambahkan, untuk 21 karung yang berisi kisaran 6 ribu eksemplar tabloid Indonesia Barokah masih berada di kantornya. "Sampai sekarang masih di kantor kami," katanya.
Ia mengatakan, baru akan berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Sleman pada Senin (28/1) mendatang. Kalaupun nantinya tak ada permasalahan, maka pihaknya segera mengedarkan ke penerima. "Kalau boleh diedarkan, kami siap edarkan," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
