Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 November 2018 | 20.49 WIB

Ribuan Pendidik di Kabupaten Malang Dapat Insentif di Hari Guru

BANTUAN: Ribuan santri dan pendidik yang mendapatkan santunan dari BMH Jatim Gerai Malang, Minggu (25/11). - Image

BANTUAN: Ribuan santri dan pendidik yang mendapatkan santunan dari BMH Jatim Gerai Malang, Minggu (25/11).

JawaPos.com - Ratusan guru di Kabupaten Malang semringah. Pasalnya mereka mendapatkan insentif di Hari Guru Nasional (HGN), Minggu (25/11) ini. Pemberian insentif tersebut datang dari Baitul Maal Hidayatullah (BMH) sebesar Rp 500 ribu.


Manager Operasional BMH Jatim Gerai Malang Soni Abdul Karim menjelaskan, total ada 1.313 guru di 15 kota dan kabupaten yang ada di Jawa Timur mendapatkan insentif. Bukan hanya para pendidik. Anak yatim dan dhuafa juga mendapatkan santunan. Besarannya Rp 500 ribu per anak. Total, ada sekitar 1.000 anak mendapatkan beasiswa. 


"Mereka berasal dari Malang Raya. Kebanyakan, 70 persen dari Kabupaten Malang. Ada yang dari Tumpang, Donomulyo dan Sumbermanjing Wetan," kata dia, kepada JawaPos.com, Minggu (25/11). 


Soni menjelaskan, pemberian bantuan ini merupakan program rutin dari BMH. Penerima bantuan, kata dia adalah siswa atau santri jenjang SD, SMP dan SMA."Kami juga memberikan bantuan berupa alat sekolah," imbuhnya.


Dia menyampaikan, pihaknya sengaja memberikan insentif kepada para guru di HGN. Selain untuk memperingati HGN, juga membantu para guru non ASN. "Kalau di daerah, guru non ASN kesejahteraan mereka perlu diperhatikan. Ini adalah salah satu cara kami," tegas dia. 


Sementara itu, Plt Bupati Malang Muhammad Sanusi berpesan agar dana yang diberikan oleh BMH dapat dimanfaatkan dengan baik. Dia juga berharap agar para siswa mampu belajar dengan baik untuk meraih cita-cita. "Pemkab Malang juga berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan guru," tegas dia. 


Gus Wahid pengasuh Ponpes As Salam Singosari berjanji akan memberikan beasiswa penuh bagi santri atau siswa yang ingin menempuh pendidikan namun tak memiliki dana. 


Dia menegaskan, jangan sampai anak Indonesia tidak bisa sekolah. Jangan sampai generasi penerus bangsa tidak sekolah. "Jika memang niat, ingin sekolah tapi nggak punya biaya. Datang saja ke Ponpes As Salam. Pengasuhe ayas (saya) dewe (sendiri) jes. Dibiayai gratis sampai sarjana bila perlu," katanya disambut dengan tawa hadirin.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore