
Danrem 163/Wira Satya meninjau pelaksanaan PPKM dan vaksinasi di Desa Sanur Kaja, Denpasar, Bali, Rabu (24/3). Penrem 163/Wira Satya/Antara
JawaPos.com–Sebanyak 30 orang warga negara asing (WNA) divaksinasi Covid-19 jenis AstraZeneca di wilayah Sanur, Kota Denpasar, Bali. Mereka sudah memiliki Kitas dan BPJS berarti sudah kerja dan terdaftar sehingga dapat fasilitas kesehatan begitu juga berhak dapat jaminan vaksin.
”Mereka menetap di sini memiliki izin tinggal, sebanyak 30-an WNA sudah divaksinasi. Ada juga yang punya NIK, dapat vaksin karena sudah jadi warga sini,” kata Kepala Desa Sanur Kaja I Made Sudana seperti dilansir dari Antara di kantor Kepala Desa Sanur Kaja, Kota Denpasar, Bali, Kamis (25/3).
Dia menjelaskan di wilayah Sanur Kaja ada 10 ribu penduduk yang disasar untuk memperoleh vaksin. Dari 10 ribu tersebut terdiri atas masyarakat yang memiliki KTP Sanur, berusia di atas 18 tahun, dan memiliki surat tanda lapor diri (STLD).
”Kalau ada dari luar (bukan penduduk Sanur) tapi sudah menetap di sini (Sanur) harus melengkapi STLD, artinya sudah lapor diri. Kalau warga asing yang sudah punya NIK, Kitas, dan BPJS, dia bisa dapat vaksin. Kita akan minta surat e-ticketing,” ucap Made Sudana.
WNA yang divaksinasi tersebut, rata-rata berasal dari Australia dan Swedia. Mereka merupakan pengajar di International School dan General Manager sektor pariwisata.
Selain bagi warga negara asing, pelaku pariwisata juga mendapat prioritas dalam pemberian vaksin tersebut. Para pelaku pariwisata juga diminta membawa surat keterangan atau ID di tempatnya bekerja. Pelaksanaan vaksinasi itu ditargetkan tuntas dalam waktu satu pekan. Adapun vaksin yang digunakan di tiga wilayah zona hijau bebas Covid-19 yaitu AstraZeneca.
Berdasar data Dinas Kesehatan Provinsi Bali, ada 20.000 vial vaksin AstraZeneca yang didistribusikan ke tiga zona hijau sebagai kawasan bebas Covid-19. Dengan rincian, untuk wilayah Nusa Dua (Kabupaten Badung) sebanyak 8.960 vial, Ubud (Kabupaten Gianyar) sebanyak 4.300 vial, dan Sanur (Kota Denpasar) sebanyak 6.740 vial.
”Untuk wilayah Sanur Kaja, kemarin ada yang mengeluh demam dan menggigil, kemudian diminta berkonsultasi ke rumah sakit dan diberi obat berupa paracetamol dan vitamin. Setelah itu sudah mulai membaik dan bisa beraktivitas lagi,” kata Made Sudana.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/dHj_tIuxZcU

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
