
Perahu nelayan terbawa arus gelombang besar di wilayah pesisir Lampung.
JawaPos.com - Warga di sekitar Pantai Anyer digemparkan dengan gelombang pasang. Gelombang itu sampai menyeret perahu di pantai ke daratan. Kondisi itu membuat warga sekitar begitu panik.
Nila Dwistyane, salah warga Kampung Cilodan, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon menuturkan bahwa warga di sekitar tempatnya tinggal begitu panik. Mereka berlari ke arah lebih tinggi ketika mendengar ada gelombang besar. Saat kejadian itu, anggota keluarga Nila pun ada yang turut mengikuti langkah warga tersebut. Bagi yang tidak mencapai lokasi yang tinggi, mereka pun memilih naik ke atap rumah.
"Awalnya saya nggak tahu pastinya. Itu udah banyak orang di depan rumah pada naik ke atas, ke tempat yang lebih tinggi. Katanya dengar-dengan di sekitar pantai di Cibaru ada gelombang tinggi yang rusak bangunan," tutur Nila ketika dihubungi JawaPos.com, Minggu dini hari (23/12).
Meski melihat warga yang panik dan ada yang menyatakan gelombang besar menerjang kawasan permukiman dekat pantai, tapi Nila tidak dapat memastikannya. Pasalnya di sekitar tempat tinggalnya tidak ada air naik. Padahal jarak tempat tinggalnya ke pantai cukup dekat. Tidak sampai 1 kilometer.
"Di lokasi saya nggak ada air naik. Kebetulan pantai yang lebih ke arah Pandeglang yang sampai airnya naik ke jalan," imbuhnya.
Nila menduga kabar adanya gelombang tinggi yang didengar warga di sekitar tempat tinggalnya berdasar informasi dari mulut ke mulut. Sebab saat kejadian, waktu sudah cukup malam, yakni pukul 22.00 WIB. Dia hanya kaget dan melihat warga yang menyelamatkan diri.
Perempuan itu memastikan bahwa di sekitar tempat tinggalnya tidak terdengar adanya suara gelombang menerjang daratan. Bahkan tidak merasakan adanya guncangan gempa bumi.
"Nggak ada suara (gelombang, Red), nggak ada getaran juga nggak ada. Karena ikut panik aja jadi pada naik," jelasnya.
Saat berita ini dilansir, kondisi di lingkungan tempat tinggal Nila sudah mulai kondusif. Warga sudah kembali ke tempat tinggalnya masing-masing. "Banyak yang sudah kembali ke tempat masing-masing jadi kayaknya udah pada lihat informasi. Di WA (whatsapp, Red) juga sudah banyak beredar tweet dari BMKG," tandasnya.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
