JawaPos Radar | Iklan Jitu

Alasan Sepeda Hilang, Guru MI di Malang Culik Muridnya Sendiri 

22 September 2018, 17:04:49 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Guru Culik Murid
DITANGKAP: Guru di Malang yang ditangkap karena diduga menculik muridnya sendiri. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Tindakan yang dilakukan Sobirin, 44, sungguh tidak terpuji. Pasalnya sebagai seorang guru, bukannya memberikan contoh yang baik, namun pengajar kesenian di MI Swasta tersebut justru melarikan muridnya sendiri, LBM, 9.

Sejauh ini belum diketahui pasti alasan Sobirin melarikan salah satu murid laki-laki di sekolah yang diampunya tersebut.

Informasi yang diperoleh JawaPos.com, peristiwa tersebut berawal ketika Sobirin memanggil LBM yang tengah mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (LBM) pada Rabu (19/9).

Untuk memuluskan aksinya, Sobirin memanggil LBM dengan alasan sepeda pancal milik bocah laki-laki tersebut hilang. Sobirin yang dikenal cukup baik itu pun mengajak korban untuk mencari sepeda tersebut.

Tanpa menaruh rasa curiga, wali kelas LBM, Hudi Iswanto pun memberikan izin kepada keduanya untuk mencari sepeda tersebut. Terlebih usai jam pelajarannya adalah waktu Sobirin untuk mengajar.

Namun setelah ditunggu selama sekitar 45 menit, korban dan tersangka tak kunjung kembali. Pihak sekolah pun kemudian mencari keduanya, namun tak juga ditemukan. Usai tidak mendapati hasil, pihak sekolah lantas menyampaikan informasi tersebut kepada Alfia, ibu korban.

Usut punya usut, alasan hilangnya sepeda LBM tersebut hanyalah akal bulus Sobirin untuk bertindak jahat. Sepeda tersebut ternyata disembunyikan duda tanpa anak tersebut di salah satu rumah tak jauh dari lokasi sekolah, tepatnya di Desa Karangduren, Pakisaji, Kabupaten Malang.

Di rumah tersebut, tersangka juga sudah menyiapkan peralatan untuk camping di gunung. Rupanya, dia berencana membawa korban untuk menginap di gunung. 

Wakapolres Malang, Kompol Yhogi Setiawan, menjelaskan, polisi mendapat laporan dari keluarga korban sehari pasca LBM dinyatakan hilang. Yakni pada kamis (20/9/2018) lalu.

Setelah dilakukan pendalaman dan meminta keterangan ke sejumlah saksi, pelaku penculikan mengerucut kepada tersangka. "Tersangka membonceng korban menggunakan sepeda motor, dan diajak pergi ke Lembah Pani (Poncokusumo)," katanya di Polres Malang, saat gelar perkara, Sabtu (22/9). 

Setelah dinyatakan hilang selama empat hari, akhirnya pelaku dapat diringkus oleh tim dari Polres Malang. Dia ditangkap di Lembah Pani, Sabtu (22/9) siang. Saat hendak ditangkap, tersangka berupaya kabur. Terpaksa, polisi pun menembak kaki kanan Sobirin. 

Sementara itu, korban, LBS, tampak syok usai insiden penculikan yang dialaminya. Kehadiran LBM di Polres Malang, disambut isak tangis keluarga dan guru korban. "Saya tidak tahu, saya diajak cari sepedaku yang katanya hilang," katanya lirih.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up