
KORBAN: Plt Wali Kota Malang, Sutiaji (paling kiri) saat menjenguk salah satu atlet renang yang menjadi korban keracunan diduga akibat kaporit.
JawaPos.com - Sejumlah atlet renang di Kota Malang mengalami keracunan usai latihan renang di kolam renang Stadion Gajayana, Malang, Selasa (21/8). Diduga para atlet tersebut keracunan kaporit (zat untuk membunuh bakteri-bakteri dalam air dan juga menjernihkan air).
Salah satu atlet renang yang juga menjadi korban, Izzy Dwifaiva, 13, mengatakan, ini merupakan kali kedua dirinya menjadi korban keracunan kaporit. Sebelumnya, pada Minggu (19/8) lalu, dia beserta ketiga atlet renang lainnnya juga mengalami hal serupa. Dia menyampaikan, karena keracunan kaporit tersebut, dirinya sampai pingsan dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Tangkuban Prahu.
Izzy menceritakan, pada saat itu dia melakukan latihan renang seperti biasanya. Saat itu dirinya mengetahui jika ada petugas kolam renang menuangkan kaporit dengan jumlah yang banyak ke salah satu sisi kolam renang. Menurut pengakuannya, kaporit tersebut dituangkan tanpa dicampur air terlebih dahulu.
"Kaporit (sebanyak) satu gentong langsung dituangin, tidak dicampur air," ujarnya pada JawaPos.com, Selasa (21/8) petang. Padahal, lanjut dia, pada Sabtu (18/8) lalu dirinya juga berenang di kolam tersebut, namun tidak terjadi apa-apa. Justru peristiwa terjadi pada Minggu (19/8) sore.
Atlet renang lain yang juga menjadi korban, Sonya Angelica Kawilarang, 20, mengatakan, pada saat itu dirinya merasakan pusing, bahkan sempat mimisan. "Akhirnya saya naik ke atas (kolam renang). Pas di kolam renang sudah batuk-batuk. Akhirnya sama pelatih disuruh istirahat dan nggak boleh maksa," terangnya.
Setelah duduk beberapa saat di pinggir kolam, dia pun pingsan. "Habis itu saya tidak tahu. Tiba-tiba sudah di rumah sakit," kata dia.
Sonya mengaku, baru kali ini keracunan kaporit di kolam renang tersebut. Padahal, dia sudah terbiasa berenang di sana. "Baru kali ini," kata dia.
Sementara itu, Plt Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, pihaknya baru saja melakukan pengecekan ke kolam tersebut pada siang harinya. Dia menyampaikan, setelah cek di lapangan, kaporit memang diberikan pada hari Jumat (17/8), bahkan Kamis (16/8) sore.
"Jumat tidak dipakai karena libur, dan Sabtu pagi katanya dipakai. Sore juga dipakai dan tidak ada korban. Itu informasi yang saya dapat dari pihak pengelola," terangnya. Pada Minggu (19/8) pagi pun kolam tersebut juga dipakai. Kemudian pada sore harinya terjadi peristiwa tersebut. Setidaknya ada empat atlet yang menjadi korban.
"Saya sudah buat pernyataan, ini nanti akan kami benahi. Baik yang debit air, mesin sirkulasi akan dibenahi," kata dia.
Namun sayangnya, peristiwa tersebut kembali terjadi pada Selasa (21/8) sore. “Tiba-tiba sore ada kejadian lagi. Yang satunya sudah pernah kena, kemarin pingsan, sekarang pingsan lagi," lanjutnya.
Sutiaji mengatakan, atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, pihaknya pun meminta maaf kepada pihak keluarga. "Kami tidak menginginkan semua ini terjadi," ucapnya. Nantinya, lanjut Sutiaji, sementara akan dilakukan pengosongan pada kolam renang tersebut.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
