
Ilustrasi kegiatan dapur SPPG di Kota Malang. (Radar Malang)
JawaPos.com - Jumlah penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang berpotensi berkurang. Kemungkinan itu selaras setelah pemerintah pusat lewat Badan Gizi Nasional (BGN) berniat mengevaluasi penerima dari jenjang SMA sederajat.
Dilansir Radar Malang (Jawa Pos Group), sampai bulan Juni 2026, jumlah penerima dari jenjang itu di Kota Malang mencapai 30 ribu orang. Berdasar informasi yang dihimpun, penyesuaian penerima manfaat dilakukan agar MBG lebih tepat sasaran. Sekolah yang memiliki siswa dengan ekonomi di atas rata-rata akan dicoret dalam daftar penerima MBG.
Pada 18 Juni lalu, BGN resmi mengumumkan 76 SMA/SMK tidak akan mendapatkan MBG lagi. Namun nama-nama sekolahnya belum dijabarkan lebih lanjut. Kemungkinan jumlah itu bisa bertambah dengan evaluasi yang dilakukan BGN pada libur semester ganjil saat ini.
Baca Juga:Patriot Bond, Investasi dengan Target Investor Kakap yang Selama Ini Sembunyikan Uang dari Pajak
Koordinator Wilayah Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kota Malang Muhammad Athoillah menyampaikan, dari 76 sekolah yang dicoret, belum ada informasi yang terkait nama sekolah di wilayahnya. Kemungkinan evaluasi masih dilanjutkan. Sehingga pengumuman nama sekolah masih menunggu proses itu tuntas.
”Sampai saat ini kami belum menerima informasi sekolah yang dihapus sebagai penerima MBG. Kemungkinan menjelang tahun ajaran akan diumumkan,” terang dia.
Dikatakan Athoillah, SPPI akan mengikuti instruksi dari BGN. Pihaknya juga masih menunggu petunjuk teknis terkait evaluasi MBG untuk siswa jenjang SMA.
Atho menambahkan, hingga Juni ini, penerima MBG jenjang SMA sederajat di Kota Malang mencapai 30 ribu orang. Jumlah itu mencakup 17 persen dari total penerima MBG Kota Malang.
Jika dilakukan pengurangan penerima, dia yakin itu tidak berdampak signifikan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
”Kemungkinan tidak sampai menutup SPPG, karena jumlahnya tidak terlalu banyak. Mayoritas SPPG melayani untuk anak SD dan SMP,” jelasnya.
Terlebih, lanjut dia, saat ini SPPG diminta untuk menambah sasaran penerima manfaat dari kategori 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
