JawaPos Radar

Risma Minta Puti Tetap Perjuangankan SMA Gratis

20/08/2018, 15:45 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Risma Minta Puti Tetap Perjuangankan SMA Gratis
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Anggota DPR RI Komisi X Puti Guntur Soekarno meninjau hibah 15 mesin jahit di rumah Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mapan Jaya (eks-Wisma Barbara). (Aryo Mahendro/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkunjung di rumah Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mapan Jaya (eks-Wisma Barbara). Dia meninjau hibah 15 mesin jahit yang diserahkan sebulan lalu.

Tak hanya Risma yang meninjau langsung. Anggota DPR RI FPDIP Komisi X Puti Guntur Soekarno juga turut hadir. Risma pun kembali mengingatkan sosok Puti yang sempat didapuk menjadi calon wakil gubernur Jawa Timur.

"Jangan lupa sama Mbak Puti. Dia masih memperjuangkan sekolah SMA gratis. Nanti biar Mbak Puti ubah undang-undangnya," kata Risma di rumah KUB Mapan Jaya, Senin (20/8).

Menurutnya, sudah tidak penting lagi siapa yang memperjuangkan sekolah gratis pada jenjang SMA dan SMK. Bahkan, Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansah sekalipun.

"Yang penting gratis. Karena, tahun ini saja ada 500an lebih siswa jenjang SMA yang putus sekolah. Angkanya terus meningkat tiap bulan," kata Risma.

Sementara itu, Puti menyatakan masih terus memperjuangkan sekolah SMA gratis. Setelah pemilihan calon legislatif 2019, dia beserta anggota DPR RI Komisi X lainnya akan lakukan evaluasi.

Kemudian, Puti akan memberdayakan semua calon legislatif baru PDI Perjuangan untuk memperjuangkan SMA dan SMK gratis. Dia juga berpendapat, program pendidikan buatan Presiden RI Joko Widodo berupa kartu Indonesia Pintar (KIP).

"Kami akan lakukan evaluasi karena memang harus ada pembicaraan antara pihak eksekutif dan legislatif. Selain itu, menurut saya, program KIP masih relevan untuk membantu siswa SMA yang tehambat sekolahnya karena biaya," kata Puti.

Meski, Puti tidak menjajikan jika pengelolaan SMA akan kembali ke tangan pemerintah kota. Setidaknya, biaya sekolah pada jenjang SMA dan SMK dijamin melalui kebijakan pemerintah.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up