
MENUNGGU KETIDAKPASTIAN: Ibunda Shinta, Umi Salamah memeluk foto anaknya yang berada di samping batu nisan yang telah disiapkan.
JawaPos.com - Karangan bunga bertuliskan ucapan turut berduka cita berjajar rapi di halaman rumah mahasiswi asal Malang, Shinta Putri Dina Pertiwi di Bandulan Gang 12, Sukun, Kota Malang. Beberapa pelayat pun siih berganti keluar masuk dari kediaman orang tua mahasiswi yang tewas tenggelam di Danau Trebgaster, Bavaria Jerman beberapa waktu lalu tersebut.
Ketika JawaPos.com pertama kali memasuki rumah, sambutan ramah datang dari Umi Salamah, Ibunda Shinta. Dengan mengenakan pakaian atasan batik, wanita berusia 54 tahun itu kemudian duduk di sebelah sebuah nisan berwarna hitam yang tercantum nama anaknya. Disamping nisan itu, terdapat foto Shinta yang sudah di pigura.
Namun, wajah kesedihan sekaligus kekecewaan tak bisa disembunyikan oleh Umi. Hal itu dikarenakan dirinya harus menunggu ketidakpastian kedatangan jenazah putri satu-satunya itu. Padahal, jika sesuai jadwal, jenazah Shinta seharusnya sudah tiba di Indonesia dan bisa dikebumikan hari ini, Minggu (19/8). Umi pun harus melalui hari-harinya dengan perasaan yang tidak pasti karena memikirkan jenazah anaknya.
"Kendala tidak tahu persis. (menurut info) yang jadi masalah, slot cargo (penerbangan) untuk Shinta kosong," ujarnya saat ditemui JawaPos.com, Minggu (19/8). Umi mengaku jika dirinya mendapatkan informasi yang berubah-ubah dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI).
Sebelumnya, Umi mendapatkan info jika jenazah anaknya akan dipulangkan pada Jumat (17/8) malam waktu setempat. Artinya, seharusnya jenazah Shinta tiba di Indonesia pada hari Sabtu (18/8). Namun, hingga hari Sabtu Umi tak kunjung mendapat informasi mengenai kedatangan anaknya.
"Jumat late night mau di flight kan ke Indonesia. Kami sudah persiapkan semuanya," kata ibu tiga anak itu. Bahkan, lanjut dia, batu nisan hingga proses pemakaman di Malang pun telah disiapkan.
Melihat hal itu, Umi kemudian kembali mengkonfirmasi ke pihak KJRI. "Konfirm lagi, mulai Jumat sore sampai Sabtu siang tanya lagi (apakah) jadwal (penerbangan) Shinta bisa di copy kan apa enggak, soalnya berhubungan dengan penjemput di Jakarta. Tapi tidak ada kabar sama sekali," paparnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, hingga saat ini jenazah Shinta masih berada di rumah duka di Frankfurt, Jerman. Sebelumnya diberitakan, mahasiswi asal Malang, Shinta Putri Dina Pertiwi yang sedang menempuh kuliah di Universitas Bayreuth, Jerman dilaporkan tewas tenggelam di Danau Trebgaster, Bavaria, Jerman.
Sebelum diketahui tenggelam, Shinta dilaporkan hilang pada Rabu (8/8) lalu. Berdasarkan hasil otopsi, Shinta tewas karena murni kecelakaan.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
