
ILUSTRASI kemiskinan. Nek Ramlah, janda 74 tahun itu berkali-kali mengeluhkan gubuknya yang reyot ke RT setempat. Namun, hingga kini tak ada respons.
JawaPos.com - Ketua RT 005/RW 005 Dusun Nirwana Desa Sungai Kakap, Abdul Razak mengaku tidak ingin ada warganya yang mengalami kondisi seperti Nek Ramlah. Pihaknya sudah mendata Nek Ramlah dan mengusulkan kepada pemerintah.
"Namun, data yang kami masukkan itu ada tahapannya," ujarnya dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Selasa (18/9).
Dia sudah mengajukan kepada pemerintah program bedah rumah Nek Ramlah. Namun terbentur aturan misalnya harus di tanah milik sendiri.
"Ini yang menjadi masalah," jelas Razak.
Kalau program bedah rumah tak didapat Nek Ramlah, dia berharap ada donatur yang dapat memberikan bantuan. Kepala Desa Sungai Kakap, Hendri Otavia mengamini, tak ada anggaran desa yang dapat dialokasikan untuk perbaikan rumah warganya itu.
"Tidak ada aturan yang memberi kewenangan kepala desa menyalurkan sebagian dana desa untuk perbaikan rumah kumuh di wilayahnya," paparnya.
Beberapa rumah kumuh di Desa Sungai Kakap sudah didata untuk mendapatkan program bedah rumah. Namun, kendalanya banyak warga tidak memiliki tanah.
"Sementara syaratnya harus memiliki tanah," ucap Hendri.
Ditemui Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Kepala Bidang Sosial di Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kubu Raya Muhammad mengatakan, pihaknya tidak memiliki anggaran untuk membantu renovasi rumah warga Kubu Raya. Program bedah rumah, kata dia, biasanya dari Dinas PUPR.
Itu pun syaratnya harus punya tanah, tidak bisa menumpang. "Sedangkan yang bersangkutan tidak memiliki tanah, sehingga kami akan menginisiasi bantuan lewat instansi terkait," ucapnya.
Meski begitu, dia berjanji akan memberikan bantuan segera mungkin kepada Nek Ramlah. Bantuan tersebut menggunakan dana pribadi dari iuran pegawai Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kubu Raya.
"Melibatkan instansi terkait untuk renovasi rumah," janjinya.
Tidak hanya itu, pihaknya akan segera memberikan BPJS Kesehatan kepada Nek Ramlah."BPJS juga akan kami berikan kepada yang bersangkutan agar memudahkan dia berobat ke dokter," pungkasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
