
ILUSTRASI: Para lelaki yang ikut pesta gay
JawaPos.com - Virus Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Sumatera Barat (Sumbar) kian mengancam. Namun, sampai hari ini, belum jelas payung hukum atau regulasi yang bisa menjerat para pelaku seks terlarang di bumi Ranah Minang itu.
Kendati demikian, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menegaskan, bahwa ia bersama warga Padang berkomitmen memberantas perilaku LGBT yang kini tengah menjamur di sejumlah daerah Sumbar. "Komitmen itu lahir atas kesadaran warga sendiri," kata Mahyeldi, Jumat (16/11).
Tahun 2019 mendatang, Pemkot Padang juga bakal menambah jumlah tenaga kontrak Satpol PP untuk membantu operasi rutin pemberantasan penyakit masyarakat (pekat), maksiat, dan termasuk LGBT.
"Beberapa waktu terakhir, aparat Satpol PP Padang menangkap pelaku LGBT. Yang ditangkap lalu dibina. Bahkan, waria juga kami bina," katanya.
Mahyeldi juga menyebutkan, jika Pemkot Padang dan sejumlah ormas akan menggelar aksi massa sekaligus penegasan komitmen bersama untuk memberantas maksiat, termasuk perilaku LGBT, pada Minggu (18/11) mendatang.
Aksi dan komitmen ini sekaligus modal bagi Pemkot dan DPRD Padang untuk merevisi Perda tentang penyakit masyarakat (pekat) untuk memasukkan poin mengenai LGBT. "Nanti revisi saja, dan dimasukkan aturan soal LGBT," katanya.
Di sisi lain, Pemprov Sumbar sendiri sudah lama mewacanakan penerbitkan satu Perda yang khusus mengatur tentang upaya penanganan LGBT. Namun, hingga kini rencana tersebut belum terwujud.
Sebagai alternatif, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mendesak bupati dan wali kota untuk menyusun Perda yang mengatur penanganan LGBT dengan landasan hukum berupa Perda Nagari yang sudah terbit sebelumnya.
Nantinya, pelaku LGBT bisa dikenakan hukum adat sesuai nagari yang mengaturnya. "Wali Nagari bisa ambil sanksi dan bisa jadi hakim atas perkara di tengah masyarakat," kata Nasrul.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
