
Ratna Sarumpaet sesaat sebelum meninggalkan Bandara Hang Nadim Batam.
JawaPos.com - Ditolaknya Ratna Sarumpaet ketika akan melaksanakan agenda diskusi bersama Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) di Batam pada Minggu (16/9) siang diduga sarat muatan politis. Ratna Sarumpaet sesaat sebelum meninggalkan Batam mengaku, sangat kecewa dengan apa yang ia terima di berbagai daerah.
Padahal menurutnya, aktivitasnya bersama GSI adalah gerakan peduli terhadap utuhnya pemahaman seluruh masyarakat akan kondisi Indonesia saat ini. Persoalan yang terus dipersoalkan GSI terkait mengembalikan pancasila ke Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
"Jadi kalau karena itu saya seperti penjahat ketika datang ke kota lain, saya sedih baget," kata Ratna dengan raut wajah serius, Minggu (16/9).
Mengomentari alasan penolakan terhadap dirinya yang disebut dapat mengganggu stabilitas di masyarakat, Ratna mengatakan hal tersebut adalah bentuk pelecehan terhadap pikiran rakyat.
Asumsi akan terjadi kekacauan ketika ia dan GSI menggelar kegiatan, menurutnya adalah permainan politik dari kelompok yang membenci dirinya dan GSI. "Asumsi itu rekayasa. Itu kelompok Megawati aja yang enggak suka sama saya, itu politik banget," kata Ratna menjelaskan.
Ratna melanjutkan, kehadirannya di Batam dan daerah lain selalu membawa misi sama, yaitu membicarakan Indonesia dengan segala persoalannya. Salah satunya adalah persoalan pancasila yang memang dianggap penting.
Seperti diketahui, ratusan massa yang menolak kehadiran Ratna Sarumpaet bersama agenda GSI nya, karena agenda tersebut dinilai akan menimbulkan gejolak di masyarakat. Seruan GSI dinilai tidak berimbang sehingga menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak lainnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
