
Anggota Polres Tanah Laut bersama tim SAR gabungan mengevakuasi warga korban banjir di Kecamatan Kurau. (ANTARA/Polrestanahlaut)
JawaPos.com–Dua kecamatan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, paling terdampak air pasang yaitu Kurau dan Bumi Makmur. Dua wilayah itu kini seakan menghilang disapu banjir dengan ketinggian hingga dua meter.
”Dua kecamatan ini paling membahayakan keselamatan warga sehingga kami lakukan evakuasi besar-besaran dalam tiga hari terakhir,” terang Bupati Tanah Laut Sukamta seperti dilansir dari Antara di Pelaihari, Sabtu (16/1).
Warga diungsikan ke beberapa desa di Kecamatan Tambang Ulang yang sudah didirikan posko pengungsian dan dapur umum. Sebagian juga ditempatkan di Kecamatan Pelaihari.
Menurut Sukamta, banjir awal tahun ini merupakan terbesar selama sejarah 34 tahun dia tinggal di kabupaten berjuluk Bumi Tuntung Pandang. Hingga saat ini, hanya tiga kecamatan yang relatif aman dari banjir meski juga terjadi kenaikan debit air. Yakni Kecamatan Batu Ampar, Jorong, dan Kintap. Delapan kecamatan lain, semua terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi yaitu Bati-Bati, Tambang Ulang, Kurau, Bumi Makmur, Pelaihari, Panyipatan, Takisung, dan Bajuin.
"Total ada sekitar 4.000 rumah terdampak dengan 13.000 jiwa diungsikan. Sebagian masih ada yang bertahan di rumahnya namun tetap kita imbau agar mau dievakuasi jika kondisinya tidak memungkinkan lagi,” tutur Sukamta.
Tak hanya pemukiman penduduk, banjir kali ini juga memutus dua jembatan vital yang jadi akses warga yaitu jembatan di jalan nasional penghubung Kelurahan Angsau dan Kelurahan Pabahanan menuju Kota Pelaihari, ibu kota kabupaten; serta jembatan penghubung Kecamatan Kurau dan Takisung.
Putusnya jembatan di Takisung membuat dua desa terisolir yaitu Tabanio dan Pagatan Besar. Tim SAR gabungan berupaya segera menyelamatkan warga untuk dievakuasi.
Sukamta menyatakan, perlu langkah serius dari pemerintah daerah dibantu semua elemen baik TNI-Polri, Basarnas, dan unsur lainnya termasuk relawan yang bahu membahu dalam penanggulangan banjir saat ini.
”Fokus kami ada tiga, yakni rakyat harus selamat, rakyat tidak boleh kelaparan, dan rakyat harus sehat. Kami berterima kasih juga kepada Presiden Joko Widodo yang sudah memberikan bantuan penanggulangan melalui Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto hari ini (16/1),” terang Sukamta.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/5E56MyYdI9o

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
