
POSTER: Kader dan relawan PDIP langsung bergerak menyisir sejumlah lokasi yang ditengarai menjadi tempat pemasangan gambar Jokowi bermahkota seperti raja.
JawaPos.com - PDIP Demak masih mencari pelaku penyebar stiker angkot 'Raja Jokowi'. Beredar informasi bahwa pihak penginisasi gambar Calon Petahana Pilpres 2019 berbusana adat Jawa di bagian kaca belakang mobil adalah orang yang berasal dari Jepara.
Hal itu diungkap Ketua DPC PDIP Demak, Fahrudin Bisri Slamet, Rabu (14/11) berdasarkan keterangan dari para sopir angkot yang kendaraanya ditempeli stiker macam itu. “Kita telah meminta keterangan sopir-sopir yang memasang stiker itu. Mereka bilang kalau stiker dari nom-noman (pemuda) asal Jepara," katanya.
Kendati demikian, ia tak merinci datang dari kelompok mana pemuda tersebut. "Biasanya dia antar karyawan pabrik,” terusnya.
Hanya saja, Fahrudin sempat berujar jika proses pemasangan stiker itu berlangsung di Terminal Welahan Jepara. Kala para sopir angkutan umum sedang menunggu datangnya penumpang.
Dengan masih belum diketemukannya pemuda termaksud, ia menginstruksikan jajaran partainya guna memburunya. Dalam hal ini, para sopir turut digandeng supaya mau membantu. “Kita hanya mau klarifikasi saja. Dia dapat dari mana (stiker 'Raja Jokowi'), lalu tujuannya apa," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, PDIP Demak memperoleh informasi terdapat 30 unit angkot jurusan Demak-Jepara PP yang pada bagian kaca belakangnya ditempeli stiker 'Raja Jokowi'. Enam diantaranya sudah dilepas dengan memberikan penjelasan terlebih dahulu kepada pengemudinya. Menerangkan kalau kampanye macam itu tidak diinisiasi oleh PDIP.
Selain itu, model kampanye macam itu dinilai PDIP sendiri telah merendahkan Joko Widodo selaku petahana pada Pilpres 2019. Belum lagi pandangan tentang bagaimana penggunaan kata 'Raja' yang seolah menganggap Indonesia adalah negara kerajaan, sehingga dinilai tak mencerahkan dan mencerdaskan rakyat.
“Masyarakat sekarang ini cerdas, dan sekarang alamnya demokrasi. Dengan memasang Pak Jokowi memakai mahkota berarti menganggap masyarakat kita tidak cerdas,” tutup Fahrudin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
