Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Maret 2017 | 05.11 WIB

Membahayakan Warga, Hewan Penular Rabies Divaksin

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Tingginya kasus rabies di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru, Riau membuat Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (Distankan) kota setempat menyurati seluruh aparat di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk divaksin. Vaksinisasi ini dilakukan secara gratis door to door.


Kepala Distankan Kota Pekanbaru El Sabrina menyebutkan, pada 2016 jumlah hewan yang terkena penyakit rabies cukup tinggi, sehingga  8.524 ekor divaksin. Semua itu terdiri dari 3.011 ekor anjing, 5.454 ekor kucing, 59 ekor monyet.


Sementara untuk kasus gigitan sebanyak 173 kasus dengan rincian positif hasil lab 23 kasus, negatif hasil lab 2 kasus, lisis hasil lab 16 kasus. Sementara kasus hilang sebanyak 94 kasus  dan bebas observasi sebanyak 38 kasus.


"Maksudnya setelah 14 hari menggigit hewan penular rabies  tersebut tidak mati atau masih hidup sehingga hewan penularan rabies tersebut divaksinasi," ujarnya kepada Riau Pos (Jawa Pos Group), Senin (13/3).


Dijelaskannya, untuk kasus gigitan hewan rabies di 2016 lalu, paling banyak terjadi di Kecamatan Tenayan Raya. "Dari semua kasus itu paling banyak di Tenayan Raya," ungkapnya.


Sementara untuk vaksinasi rabies tahun 2017 tetap dilaksanakan secara gratis secara door to door. (*1/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore