
RUTE PERDANA: Pelepasan penerbangan perdana Maskapai Lion Air rute Semarang-Karimunjawa, di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jumat (12/10).
JawaPos.com - Maskapai Lion Air akhirnya membuka rute penerbangan perdana rute Semarang-Karimunjawa. Pesawat ATR 72-600 sukses lepas landas dari bandara Ahmad Yani dan terbang menuju Bandara Dewandaru, Jumat (12/10).
President and CEO Lion Air Group Edward Sirait menerangkan bahwa Pesawat ATR 72-600 yang digunakan untuk rute ini, berkapasitas 72 seat untuk penerbangan dari Semarang. Sedangkan berangkat dari Karimunjawa, disediakan 50 orang.
"Saat ini tiket rute Karimunjawa-Semarang dijual dengan harga Rp 460.600. Kemudian untuk rute Semarang-Karimunjawa hanya Rp 407 ribu. Untuk jadwal kita terbang regular atau tiap hari berangkat pukul 11.20 WIB," imbuhnya.
Edward bahkan mengklaim siap menambah jadwal manakala penerbangan ini cukup diminati masyarakat. Apa lagi jarak tempuh Semarang-Karimunjawa cuma setengah jam saja.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang melepas penerbangan tersebut mengaku sudah memimpikan jadwal penerbangan reguler rute Semarang-Karimun ini. Dimana dalam hal ini, Lion Air Group menggunakan maskapai milik Wings Air.
"Ini menjadi impian lama, karena beberapa penerbangan catatan saya ada tiga penerbangan sebelumnya mendahului dan tidak terlalu sukses. Sekarang Wings Air kita minta untuk terbang tiap hari mudah-mudahan sukses," katanya di Bandara Ahmad Yani, Semarang.
Ganjar meyakini, sukses tidaknya layanan transportasi terletak pada ramai sepinya peminat. Akan tetapi, menilik potensi Karimunjawa, Ganjar meyakini bahwa penerbangan yang dilakukan tiap hari ini akan diterima dengan baik dan meningkatkan jumlah wisatawan.
"Ini tempat yang sangat menarik, diving resort bagus, taman lautnya bagus, kalau transportasinya bagus maka ini akan menyelesaikan banyak persoalan," katanya.
Persoalan yang dimaksud, salah satunya mengenai keluhan sejumlah pengunjung. Yang mengatakan kesulitan atau tak bisa pulang lantaran adanya ombak tinggi. Sehingga, dengan adanya penerbangan ini diharapkan bisa menjadi solusi angkutan pulang-pergi bagi penumpang.
Lebih lanjut, diakui Ganjar pribadi bahwa masih ada sederet pekerjaan rumah yang perlu digarap. Khususnya dalam menjadikan Karimunjawa layaknya primadona wisata laut sekelas Bali, Lombok dan Labuan Bajo. Yakni, dari sisi fasilitas.
"Karimunjawa nya mesti diperbaiki agar orang makin minat datang, fasilitas, bandara mesti dikembangkan termasuk yang Dewandaru. Maka itu perlu penambahan runway. Ini tugas saya ke Pak Menteri Perhubungan," katanya.
Karena, sesuai penuturan Ganjar, sudah ada investor asing yang berminat asing membantu pengembangan pariwisata di Karimunjawa. Dengan syarat tak ada lagi kendala listrik, energi dan infrastruktur di kawasan itu. "Lanskap sudah kita siapkan, review sudah kita siapkan. Nanti kita minta Bupati untuk lebih aktif. Ada beberapa teman dari luar negeri kita coba tawarkan mau tidak investasi pariwisata," tandasnya.
Selain itu yang juga harus disiapkan adalah sumber daya manusia di Karimunjawa. Tujuannya, agar mampu mengelola daerahnya jika nantinya daerah tersebut mampu mendatangkan banyak kunjungan wisatawan. Terutama terkait kesiapan menyelenggarakan acara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022