
ILUSTRASI: Petugas Museum Radya Pustaka melakukan proses digitalisasi naskah kuno koleksi museum tertua di Indonesia baru-baru ini.
JawaPos.com - Monumen Pers Solo melakukan digitalisasi terhadap ribuan dokumen kuno yang menjadi koleksi museum. Dokumen kuno tersebut terdiri dari koran, majalah dan transkrip kuno mulai dari tahun 1821-2019.
Saat ini, dari sekitar 50 ribuan dokumen kuno, Monumen Pers Nasional sudah melakukan digitalisasi sebanyak 5.000 dokumen kuno atau sekitar 10 persen.
Kepala Monumen Pers Nasional, Solo, Widodo Hastjaryo menyampaikan, digitalisasi ini ditargetkan rampung pada tahun 2022 mendatang. Nantinya, setelah digitalisasi rampung data akan dibuka ke publik, sehingga masyarakat bisa melihat dokumen yang menjadi koleksi Monumen Pers Nasional.
"Kami sudah melakukan digitalisasi sejak beberapa waktu yang lalu, dan sekarang sudah sampai 10 persen. Nanti data akan kami buka ke publik, kalau sekarang secara offline sudah bisa melalui epapper yang ada di ruang epapper," terangnya.
Widodo menyampaikan, dalam proses digitalisasi dokumen kuno ini terdapat sejumlah kendala. Seperti minimnya prasarana yang dimiliki Monumen Pers Nasional sampai dengan keterbatasan sumber daya manusia.
"Untuk melakukan digitalisasi ribuan dokumen kuno itu setidaknya kami harus mempunyai 10 kamera dan juga meja. Sekarang hanya ada tiga kamera dengan tiga meja, jadi memang terbatas. Kami juga mengalami keterbatasan SDM," imbuhnya.
Widodo melanjutkan, dengan prasarana dan SDM yang memadai akan semakin mendukung atau mempercepat proses digitalisasi dokumen kuno. Maka dari itu, pihaknya berharap kebutuhan sarana, prasarana dan SDM ini bisa segera dipenuhi untuk mencapai target selesai di tahun 2022 mendatang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Mengulik Penyebab Rans Carnival Diboikot, Deklarasi Mahasewa hingga Share Revenue UMKM 20 Persen
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Profil AKBP Netty Rosdiana, Istri Jenderal Polisi yang Pernah Sindir Seskab Teddy 'Lupa Daratan'
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
Prediksi Skor Garudayaksa vs PSS Sleman: Sama-Sama Terluka, Duel Pakansari Rawan Berakhir Imbang
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs PSS Sleman: Kejutan atau Deja vu Final Championship Musim Lalu
Sains Ungkap 7 Keunggulan Orang Tua Introvert yang Sering Dikira Pendiam
Prediksi Skor Lecce vs Genoa: Giallorossi Bidik Tiga Poin, Tren Kemenangan Tamu Terancam
5 Pekerjaan Terbaik untuk Introvert, Pilihan Karir yang Sesuai dengan Kelebihan Diri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022