alexametrics

Fasilitas MRT, Ramah Disabilitas Hingga Desain Modern

12 Maret 2019, 14:28:30 WIB

JawaPos.com – Indonesia patut berbangga memiliki moda transportasi massal baru bernama Ratangga. Transportasi kereta jenis Moda Raya Terpadu MRT itu sudah diujicobakan perdana untuk masyarakat luas, Selasa (12/3).

Di hari pertama uji coba publik, tercatat sebanyak 4.000 orang mendaftarkan diri untuk menikmati perjalanan menggunakan MRT. Pantauan JawaPos.com, warga mulai berdatangan menuju stasiun-stasiun MRT pukul 08.30 WIB.

Pada umumnya mereka memanfaatkan kesempatan menikmati perjalanan dengan MRT untuk mobilitas ke pusat kota. Tak sedikit juga mereka hanya ingin menjajal kenyamanan menggunakan MRT.

Stasiun MRT Ramah Bagi Difabel

Fasilitas di dalam terlihat sangat modern. Eskalator untuk memudahkan penumpang menuju ke stasiun pun sudah tersedia. Tak hanya itu, kemewahan toilet umum tak kalah dengan yang ada di hotel-hotel. Toilet khusus bagi penyandang disabilitas juga tersedia.

Bukan itu saja. Jalur khusus bagi penumpang difabel atau guiding block dari gerbang stasiun menuju pintu kereta MRT sudah terfasilitasi.

Ruang Khusus Ibu Menyusui

Bagi ibu-ibu yang hendak menyusui sang buah hati tak perlu khawatir. Di setiap stasiun MRT juga telah tersedia ruang khusus ibu menyusui atau atau ruang laktasi.

Tempat Ibadah

Musala stasiun juga sudah bisa digunakan. Kondisinya sangat ramah bagi penumpang muslim yang ingin beribadah, sehingga tak perlu repot-repot keluar dari stasiun. Luas musala di dalam stasiun sekitar 4 x 5 meter persegi.

Pintu Kaca Pembatas Peron Otomatis

Berbeda dengan stasiun Kereta Rel Listrik (KRL), di pintu masuk menuju gerbong kereta MRT terbilang lebih aman. Di stasiun MRT tersedia pintu pembatas kaca otomatis antara peron dengan pintu kereta. Sehingga, keamanan saat hendak naik kereta terjamin. Celah antara peron dengan kereta nyaris tidak terlihat.

Sementara, interior kereta MRT terkesan futuristik. Penumpang tidak perlu repot-repot melihat petunjuk kereta tiba. Karena di bagian atas setiap pintu sudah tersedia informasi kereta tiba.

Enam Rangkaian Kereta

Satu unit rangkaian MRT terdiri dari 6 kereta. Masing-masing gerbong tersedia 58 kursi. Di antaranya, dua ujung kereta tersedia 6 kursi prioritas untuk lansia, ibu hamil, ibu dengan anak-anak, dan penyandang disabilitas.

Lebar kereta MRT sekitar 4 meter yang dikhususkan bagi penumpang berdiri dengan handle gantungan yang sudah tersedia. Secara keseluruhan satu rangkaian kereta MRT bisa menampung 1.200 hingga 1.800 penumpang.

Kereta khusus jarak dekat itu hanya membutuhkan waktu sekitar dua menit antar stasiun. Keunggulan lain dari MRT ini tidak melintasi jalan raya umum, sepertinya halnya KRL. Moda transportasi ini melintasi jalur bawah tanah dan layang. Saat melaju, MRT tidak terdengar suara bising mesin, apalagi, harus menunggu antrian kereta.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, keberadaan MRT ini diharapkan bisa menjawab masalah kemacetan di Jakarta. Selain itu, dengan adanya MRT ini mengajak kepada masyarakat untuk beralih ke transportasi massal.

“Mulai saat ini mari kita gunakan transportasi publik. Dengan adanya MRT ini semakin memudahkan warga untuk beralih moda transportasi lain yang semakin terintegrasi,” katanya.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Wildan Ibnu Walid

Close Ads
Fasilitas MRT, Ramah Disabilitas Hingga Desain Modern